Friday, October 29, 2010

Ikhlas

Kemarin nggak ada kejadian yang menarik, semua berjalan lancar dan tenang. Meskipun aku harus mengakui menjaga hati dan pikiran agar selalu positif itu bukan pekerjaan yang mudah. Mungkin karena aku belum terbiasa seperti itu. Aku mengakui memang beberapa hari ini setelah mendengarkan CD alphamatic brainwave dan mempraktekkan QI, aku menjadi jauh lebih tenang. Tapi sesekali ada keraguan dan kekhawatiran.


Hari ini tiba2 aku juga mengakui dan menerima sepenuh kesadaran bahwa mamaku meninggal karena kanker paru, yang artinya aku punya faktor risiko lebih tinggi dibanding orang lain yang nggak punya keluarga yang terkena kanker. Selama ini aku memang sadar, tapi seringkali aku berprinsip kalau terlalu dipikirkan, nanti malah terjadi sungguhan. Termasuk juga soal makanan dan lifestyle. Biasanya aku nggak peduli dengan makanan yang aku konsumsi, dengan terus berpikir positif. Tapi sepertinya aku harus merubah itu. Percuma saja meski aku menyiapkan perasaan dan pikiranku selalu positif di zona ikhlas, tapi perilakuku nggak ikut berubah. Atau justru kesadaran baruku ini adalah hasil dari perasaanku yang positif dan ikhlas? Alhamdulillah...


Sebenarnya sudah sejak kuret, aku nggak nafsu makan makanan yang aneh2, misalnya terlalu berbumbu (terasa ada vetsin, dsb). Tapi sekitar seminggu ini nafsu makanku sudah mulai kembali, tapi tetap aku menghindari makanan yang nggak baik, misalnya yang mengandung terlalu banyak lemak, pewarna dan perasa.


100% Ikhtiar + 100% Ikhlas = 100% Sukses (atau dalam kasusku, Sembuh). Amin ya Robbal 'alamin...

0 comments:

Post a Comment

 

Andin Talks Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review