Post Curretage Day 4

Hari ini pertama kali aku masuk kerja lagi paska kuret. Semalam aku sudah mulai menata pikiran dan hatiku. Aku meniatkannya untuk latihan dulu, sekuatku. Aku nggak akan memaksakan diri, tapi juga nggak mau memanjakan diri.
Dimulai sepulang dari kontrol dokter, sebelum tidur. Suamiku terlihat sangat capek, meski nggak diucapkan. Aku meyakinkan suamiku untuk tidur duluan dan bahwa aku baik2 saja.
Aku mengucapkan dengan pelan kepada Allah dalam posisi tiduran dan tanganku di atas perutku. Aku mencoba untuk rileks dan merasakan apapun yang terasa di tubuhku.
Aku menerima semua rasa sakit dan semua rasa yang ada di tubuhku. Aku nggak akan menolaknya lagi. Aku menerima kenyataan yang sudah terjadi. Aku percaya bahwa semua yang terjadi atas kuasa Allah. Aku percaya bahwa Allah akan memberikan jalan keluar yang terbaik. Aku percaya bahwa Allah hanya menunda pemberian anugerah anak dalam beberapa bulan, sampai aku dan suamiku dianggap siap. Aku percaya bahwa dr. Hari hanyalah merupakan sarana dari pertolongan Allah.

Aku rela merasakan semua sakit yang sekarang aku rasakan demi untuk menebus semua dosa dan perbuatan burukku di masa lalu. Aku sudah menyesali semua perbuatan burukku dan sudah membuktikan bahwa aku tidak pernah mengulanginya lagi. Semoga aku dan suamiku mendapatkan bimbingan  dari Allah dalam menjalani semua ini.
Alhamdulillah setelah mengucapkan semua itu dengan sungguh2 dan perasaan pasrah kepada Allah, aku sudah mulai bisa mengendalikan rasa sakitku. Bukan berarti rasa sakitnya langsung hilang, aku cuma berusaha mengalahkan rasa sakitku dengan ridho Allah.

Post a Comment

Designed by FlexyCreatives