Tuesday, November 30, 2010

Daily Report

0 comments
Hari ini berjalan menyenangkan. Pagi aku melakukan aktivitas seperti biasanya. Tapi hari ini nggak ada novel yang bisa aku baca lagi. Jadi aku menghabiskan waktu nonton film Shrek 3D dan beberapa film yang kurang bagus, sambil menghabiskan sisa pizza semalam sebanyak 3 slices. Mungkin gara2 pizza itu, siangnya aku jadi nggak ngerasa laper. Jadi aku makan siang sedikit sekali, terpaksa, takut sakit maag lagi karena harus minum obat. Akhirnya setelah berhasil menyelesaikan makan siangku, aku mulai tidur siang jam 14.30.

Tapi baru dapat satu jam kurang, aku terbangun karena suara petir yang sangat keras. Bahkan langitnya sangat gelap. Petirnya nggak berhenti2 meskipun sudah mulai hujan. Sampai sekitar jam 17, petirnya mulai mereda.

Sewaktu terbangun karena petir itu, rasanya sungguh nggak nyaman, karena aku sendiri memang nggak suka musim hujan dari dulu. Apalagi siang tadi, aku sendirian di kamar. Suami dan adikku belum pulang. Aku cuma bisa buka2 internet dari hape. Yang akhirnya menjadi aku menuliskan status 'terbuka' di facebook. Aku memang menghindari status yang bersifat personal di facebook, karena sebagian friendlist-ku adalah teman profesional alias orang2 yang sudah berumur dan dari berbagai macam profesi.

Tapi ternyata yang merespon statusku cukup banyak. Dan mereka cukup memberikan dukungan positif. Yang sangat membantu aku secara mental adalah ada 2 temanku yang share pengalaman mereka atau teman mereka yang mempunyai kasus mirip dengan aku.

Temanku yang pertama, namanya Heny. Dia tinggal di Italy mengikuti suaminya yang memang WN Italy. Ternyata dia juga mempunyai cerita tentang pengalamannya sakit di sana. Aku jadi merasa meski kasusnya berbeda (dia keguguran dengan penyebab yang berbeda), tapi kondisi di Italy yang tanpa saudara dan teman dekat, tentu membuatnya menjadi berat. Dia juga takut membuat khawatir keluarganya di Indonesia. Jadinya dia cuma nangis aja sama suaminya. Makanya suaminya sering mengajaknya jalan2 (seperti yang terlihat dari foto2nya di facebook).

Temanku yang kedua, adalah kakak kelasku. Dia kenal teman kerjanya yang juga mengalami kasus sama seperti aku. Keguguran, kemudian operasi. Singkat cerita, temannya sekarang sudah punya anak.

Satu pelajaran yang aku ambil hari ini adalah kalau aku membuka hati, pikiran dan mata, sebenarnya banyak teman kita yang peduli dengan kita. Nggak semua orang itu jahat, seperti hasil dari pengalaman traumaku.

Malamnya suamiku mempunyai waktu bebas, jadi aku mengajaknya untuk membeli kue untuk dikirim ke dr. Hari. Secara cepat, aku langsung menelpon adikku (karena dia belum pulang kuliah, langsung belikan novel untuk aku) dan memberitahu bapakku. Setelah memesan kue, kami sempatkan makan sup kaki kambing. Sampai di rumah lagi pas jam 21.00.

Alhamdulillahirrabbil'alamin...

Selena Gomez & The Scene - A Year Without Rain

0 comments
   
Can you feel me
When I think about you
With every breath I take
Every minute
No matter what I do
My world is an empty place
Like I've been wandering the desert
For a thousand days
Don't know if it's a mirage,
but I always see your face, baby
[Chorus:]
I'm missing you so much
Can't help that I'm in love
A day without you is like a year without rain
I need you by my side
Don't know how I'll survive
But a day without you is like a year without rain
The stars are burning
I hear your voice in my mind
Can't you hear me calling?
My heart is yearning
Like the ocean that is running dry
Catch me I'm falling
It's like the ground is crumbling underneath my feet
(Won't you save me?)
There's gonna be a monsoon
When you get back to me, oh oh baby
[Chorus:]
I'm missing you so much
Can't help that I'm in love
A day without you is like a year without rain
I need you by my side
Don't know how I'll survive
A day without you is like a year without rain
So let this drought come to an end
And make this desert flower again
I'm so glad you found me, stick around me
Baby, baby, oh
It's a world of wonder with you in my life
So hurry baby, don't waste no more time
I need you here,
I can't explain
But a day without you is like a year without rain
[Chorus:]
I'm missing you so much
Can't help that I'm in love
A day without you is like a year without rain
I need you by my side
Don't know how I'll survive
But a day without you is like a year without rain

Why I Feel Good Today

0 comments
These are why I feel good today:
  1. Adikku membelikan aku novel baru lagi, yang ceritanya seru
  2. Suamiku pulang sore tepat waktu
  3. Aku nggak salah minum obat lagi
  4. Nggak ada gangguan lambung lagi
  5. Proses pipis-ku juga sangat membaik
Alhamdulillahirabbil'alamin...

Monday, November 29, 2010

Daily Report

0 comments
Hari ini hari pertama suamiku masuk kerja setelah aku operasi, otomatis di rumah cuma ada aku dan pembantu. Sedangkan aku sendiri cuma bisa berkeliaran di area kamar dan kamar mandi di lantai 2. Untungnya aku bisa melewati pagi dan siang ini tanpa rasa bosan.

Pagi ini aku tetap bangun seperti biasa, jam 04.45 untuk sholat subuh dan juga membangunkan suamiku untuk sholat juga. Setelah itu ada rangsangan untuk ke belakang, jadi aku langsung pup. Setelah itu, aku kembali tidur bersama suamiku sampai jam 7 pagi. Sayangnya aku belum bisa menyiapkan bekal dan susu untuk suamiku karena aku memang belum bisa turun tangga. Jadi aku minta dibawakan sarapan oleh pembantuku.

Aku sempat sms dr. Hari untuk menanyakan kondisiku yang susah (dan agak sedikit sakit) untuk pipis. Baru dibalas jam 9, aku disuruh minum air yang banyak dan ada tambahan obat antibiotik. Jadi aku langsung sms suamiku untuk membelikan obatnya. Alhamdulillah suamiku bisa pulang siangnya untuk mengantarkan obatnya.


Setelah itu pelan2 aku membersihkan kamar, meski nggak semuanya. Kemudian aku mandi jam 10. Setelah itu aku membaca novel yang baru kemarin dibelikan adikku, diselingi membuka internet dan menonton film. Nggak terasa sudah jam 14, aku sholat dhuhur kemudian tidur. Bangun karena kepanasan jam 16, aku langsung sholat ashar dan melanjutkan baca novel (dan langsung habis dalam waktu 1 hari, suamiku terheran2 aku bisa menghabiskan novel setebal 1000 halaman dalam waktu 1 hari!).

Setelah itu, aku salah waktu minum obat. Ada obat yang seharusnya aku minum setelah makan. Jadinya aku mual sekali. Dengan kondisi tubuh bagian bawah yang serba nggak enak, ditambah rasa mual, aku merasa nggak berdaya. Aku bingung harus apa, karena suamiku tipe orang yang lebih baik langsung diminta atau diberi instruksi yang jelas daripada sekadar mendengarkan keluhan. Padahal rencanaku malam ini keluar untuk memesan kue untuk dikirim ke rumah dr. Hari dan juga beli novel, serta kumpul dengan keluargaku.
Tapi karena bapakku juga sakit kepala, jadi batal-lah rencana itu.

Akhirnya kami memesan pizza delivery. Sekitar jam 21, adikku bergabung di kamarku untuk makan pizza (dia baru pulang kuliah malam). Meskipun cuma berkumpul di kamarku kurang lebih 1 jam, tapi rasanya senang sekali. Aku juga jadi ada temannya untuk makan pizza (karena sebelumnya suamiku tidur). Alhamdulillahirabbil'alamiin...

ps. Ternyata maag-ku belum hilang juga. Akhirnya aku bangun lagi jam 23.30, minta diambilkan obat maag oleh suamiku. Dan setelah minum obat, aku tunggu beberapa saat trus minta dipijitin suamiku di bagian punggung. Setelah terasa agak enak, aku langsung ketiduran. Alhamdulillah...

Why I Feel Good Today

0 comments
These are why I feel good today:
  1. Ada beberapa teman dekatku yang mengetahui kabarku dan memberikan dukungan dan doa yang tulus
  2. Aku ngerasa nyaman untuk kegiatan buang air kecil
  3. Nggak ada perasaan otot tertarik lagi setiap aku batuk atau bersin
  4. Suamiku mengajak aku makan di luar malam ini
  5. Aku memesan ice taart untuk dikirim ke rumah dr. Hari
Alhamdulillahirrabbil'alamin...

Sunday, November 28, 2010

Surgery (part 2)

0 comments
Selesai operasi di hari kamis jam 08.30, waktu serasa berjalan sangat cepat. Karena efek bius dan obat tidur masih belum hilang, aku sering tertidur hari itu. Yang aku ingat, aku masih nggak boleh minum dan makan sampai jam 12 siang. Dan baru boleh makan jam 3 siang. Itu semua karena gerakan peristaltik-ku sempat terhenti karena bius spinal. Jadi dikhawatirkan ususku belum mampu menerima asupan makanan, yang bisa berakibat muntah.

Alhamdulillah aku nggak merasakan pusing atau mual sedikitpun sejak selesai operasi. Aku rasa tubuhku lumayan fit untuk menjalani operasi ini. Hari kamis itu, ada bapakku, budhe Endah dan budhe Indit (dari bogor). Meskipun aku seringkali tertidur, tapi aku sempat mendengar berita buruk, bahwa anak budhe Indit keguguran. Tentu aja budhe Indit sedih, karena beliau di surabaya nungguin aku operasi, eh malah anaknya sendiri juga keguguran.

Siangnya budhe Wiwik dan pakdhe Ridwan datang, tapi cuma sebentar. Mungkin karena ngeliat aku sering tertidur. Selama aku dirawat di RS, suamiku nggak pernah meninggalkanku. Memang sebelumnya aku sudah meminta untuk jangan meninggalkan aku.

Hari berikutnya berjalan cukup cepat. Di RS hampir setiap jam dikasih makanan dan snack.
Rasa yang nggak enak cuma dari bagian perutku, karena aku sulit untuk pipis dan pup. Kalau pipis sudah bisa keluar tapi sangat sedikit sekali, mungkin karena sudah terbiasa pakai kateter. Untungnya kateter cuma terpasang satu hari aja. Aku baru berhasil pup hari sabtu, setelah minum susu langsung dua kotak (seperti yang disarankan dr. Hari), meski sebenarnya hari jum'at aku juga sudah minum susu banyak.


Hari sabtu aku pulang ke rumah jam 11 siang, sempat sebal karena maxi dress-ku ga dibawa suamiku. Akhirnya menunggu bapak bawain dari rumah. Alhamdulillah waktu menunggu itu, ada petugas administrasi RS yang mengembalikan sebagian biaya perawatan. Selain itu dr. Hari nggak mau dibayar sama sekali. Jadi dari total perkiraan biaya 19 juta (belum termasuk obat dan pemeriksaan lab, kalau ada), yang dibayar suamiku adalah 7,3 juta. Alhamdulillahirabbil'alamin...

Saturday, November 27, 2010

Surgery

0 comments
Ini ceritaku mulai hari rabu. Aku masuk kantor setengah hari, aku ijin pulang jam 3 sore. Kemudian tidur sebentar. Jam 7 malam, aku makan malam dan bersiap2 untuk menuju RS.
Sampai di RS jam 8 malam lebih, aku langsung diarahkan ke kamar bersalin (VK) untuk penerimaan pasien rawat inap. Di VK dilakukan pendataan awal dan pencukuran bulu pubis. Adik, bapak dan suamiku menunggu di luar.

Jam 9 malam, aku sudah mulai masuk kamar. Jam 10 lebih, adik dan bapakku pulang. Jam 10 malam aku sudah mulai puasa, meskipun sebenarnya jam terakhir untuk makan adalah jam 12 malam (karena aku operasi jam 6 pagi, jadi harus puasa). Tapi ternyata aku sulit tidur sampai jam 12 malam baru aku bisa tidur.

Hari kamis jam 25 November 2010 jam 4 pagi aku sudah bangun, untuk BAB dan mandi, kemudian sholat subuh. Karena jam 5 pagi aku sudah harus ada di VK untuk persiapan operasi jam 6. Sesampainya di VK, aku langsung disuruh ganti baju operasi dan dipasang infus.
Jam 05.45 aku sudah disuruh masuk kamar operasi (OK). Di OK aku langsung ditidurkan di meja operasi dan dipasang kateter.
Pemasangan kateter dilakukan sebelum aku dibius, jadi kerasa banget nggak enaknya.
Setelah itu jam 6 kurang, dokter anestesi sudah mulai memperkenalkan diri. Dan berjanji bahwa suntik biusnya adalah bius spinal (tulang belakang) nggak akan sakit. Posisinya adalah aku miring ke kiri, dengan kaki ditekuk ke depan (aku memeluk kakiku). Dokter anestesi di belakangku mulai memberi alkohol di area tulang punggungku. Dan mulai menyuntikkan obat biusnya. Rasanya sangat nggak enak, karena ada cairan dingin yang masuk ke tulang belakang (padahal tulang belakangku juga skoliosis).


Setelah itu aku dikembalikan ke posisi telentang. Tapi karena kakiku sudah terasa berat, maka kakiku dibantu digerakkan oleh perawatnya. Setelah itu, dengan posisi telentang, kedua tangan juga ditelentangkan ke kiri-kanan. Tangan yang kiri diinfus dan yang kanan dipasang alat tensi otomatis. Setelah itu dipasang penyekat besi diantara dadaku sehingga aku nggak bisa melihat ke bagian perut ke bawah. Bagian bawah mualai dari bawah dada ke kaki sudah mulai menebal, mulai mati rasa. Tapi bagian atas masih sadar. Setelah itu aku disunik obat tidur lewat infus di tangan kanan. Waktu itu aku masih merasakan geli karena dr. Hari mulai mengoleskan betadine ke area operasi (meski aku nggak bisa melihatnya). 
Setelah itu, dokter anestesi meminta ijin memasang selang oksigen ke hidungku. Rasanya nggak enak, karena udara yang keluar dari selang terlalu dingin untuk aku hirup. Jadinya aku sempat bernapas lewat mulut. Tapi nggak lama kemudian, kesadaranku mulai menurun. Dan tiba2 gelap dan berganti suasana. Aku berada di suatu ruangan yang berwarna putih kekuningan. Tapi ruang itu kosong tanpa ada pembatas sekat atau apapun. Waktu itu aku masih bisa berpikir (atau merasa?) "Ya Allah seperti inikah jalannya? Aku pasrah. La haula wala quwata illa billah. Laa illahailallah"


Setelah itu, aku nggak ingat apa2 lagi. Aku mulai sadar di ruang pemulihan. Waktu itu banyak perawat yang berada di sekitarku. Aku juga sempat melihat direktur RS (karena RS itu adalah RS klienku, maka beliau mengenalku), beliau berkata "oalah ini Andin to...makanya kok dikerubungi orang banyak". Aku nggak kuat menjawab apa2, aku cuma tersenyum.

Jam 08.30 aku ingat perawat memindahkan tubuhku di kamar perawatanku. Setelah itu aku tertidur lagi. selanjutnya...

Wednesday, November 24, 2010

Why I Feel Good Today (and Tommorow)

0 comments
These are why I feel good today (and tommorow):
  1. Aku masuk kantor setengah hari dan memanfaatkannya semaksimal mungkin, sehingga bos-ku menilai aku bertanggungjawab atas pekerjaanku
  2. Aku mendapat banyak dukungan dari kantorku dan juga pihak RS (tentu saja selain keluargaku)
  3. Aku dan suamiku mendapatkan kemudahan rezeki untuk membiayai operasi dan opnameku
  4. Perasaanku tenang sebelum operasi dan operasi juga berjalan lancar
  5. Aku dan suamiku merasa nyaman selama di RS
Alhamdulillahirabbil'alamin...

Tuesday, November 23, 2010

Daily Report

0 comments
Nggak disangka2, sebelum berangkat ke kantor, suamiku sms, mengabarkan bahwa hasil lab-ku sudah keluar dan hasilnya normal semua. Aku senang sekali. Itu artinya malam ini aku bisa kontrol ke dokter obsgyn-ku lagi. Dan itu artinya QI harianku (why I feel good today)  sudah mulai terwujud. Alhamdulillah...

Jadi malam ini aku kontrol lagi, dan hasilnya memang aku harus operasi. Entah kenapa aku merasa lega. Mungkin aku lega karena sudah ada kepastian mengenai kondisiku. 

Waktu dr. Hari melihat hasil lab-nya, beliau bilang "oh hasilnya bagus semua ini, ndin, aku ikut seneng. Wis ndang hamil maneh ae (Sudah, cepat hamil lagi aja)". Aku dan suamiku sempat bengong beberapa saat. Aku berpikir apa maksudnya aku nggak perlu operasi. Ternyata setelah itu aku diperiksa USG transvaginal, dan ternyata kistanya masih ada. Waktu aku membersihkan diri di ruang USG, dr. Hari sudah kembali ke ruang konsultasi. Suamiku sempat bertanya2 beberapa saat. Ini beberapa hasil diskusi suamiku dan dr. Hari sewaktu aku di ruang sebelah: hasil lab menunjukkan normal semua, artinya keguguranku bulan lalu itu benar2 hanya karena kista endometriosisnya. Nggak ada penyebab lain di tubuhku. Alhamdulillah...

Waktu aku ditanya mau kapan operasi, aku langsung menjawab segera. Beliau malah menantang besok pagi, tapi nggak mungkin, karena berarti aku harus MRS mulai malam ini dan itu sudah terlambat. Beliau memberi opsi setelah mens-ku bulan depan, tapi aku menolak. Aku ingin sesegera mungkin. Beliau setuju karena saat mens, kistanya akan membesar. Jadi diputuskan aku operasi hari kamis lusa dan mulai besok malam sudah MRS.


Aku pulang dari dr. Hari dengan tenang. Seperti menyiapkan untuk mengikuti acara outbound. Kita tahu itu akan memacu adrenaline, tapi kita tetap harus melaluinya dengan keyakinan bahwa itu hanya sementara, sesuatu yang memang harus dilewati. Suamiku juga sudah jauh lebih membaik. Dia sudah bisa bercanda dengan aku.
Alhamdulillahirabbil'alamin..


[HD] Ke$ha - Tik Tok (MOD 2010)

0 comments
 



Wake up in the morning feeling like P Diddy
(Hey, what up girl?)
Put my glasses on, Im out the door - I'm gonna hit this city (Lets go)
Before I leave, brush my teeth with a bottle of Jack
Cause when I leave for the night, I aint coming back
I'm talking - pedicure on our toes, toes
Trying on all our clothes, clothes
Boys blowing up our phones, phones
Drop-toping, playing our favorite cds
Pulling up to the parties
Trying to get a little bit tipsy
[Chorus]
Dont stop, make it pop
DJ, blow my speakers up
Tonight, Imma fight
Til we see the sunlight
Tick tock, on the clock
But the party dont stop
Woah-oh oh oh
Woah-oh oh oh
[Chorus]
Aint got a care in world, but got plenty of beer
Aint got no money in my pocket, but Im already here
Now, the dudes are lining up cause they hear we got swagger
But we kick em to the curb unless they look like Mick Jagger
Im talking about - everybody getting crunk, crunk
Boys trying to touch my junk, junk
Gonna smack him if he getting too drunk, drunk
Now, now - we goin til they kick us out, out
Or the police shut us down, down
Police shut us down, down
Po-po shut us -
[Chorus x2]
DJ, you build me up
You break me down
My heart, it pounds
Yeah, you got me
With my hands up
You got me now
You gotta that sound
Yea, you got me
DJ, you build me up
You break me down
My heart, it pounds
Yeah, you got me
With my hands up
Get your hands up
Put your hands up
No, the party dont start until I walk in
[Chorus x2]

Why I Feel Good Today

0 comments
These are why I feel good today:
  1. Aku datang ke kantor tepat waktu
  2. Aku berhasil menyelesaikan 75% dari tugasku (survey) dan berhasil progress report ke bos-ku
  3. Suamiku mendapat kemudahan rezeki lagi berkaitan dengan usaha sampingan
  4. Aku mendapatkan kabar bahwa hasil lab-nya bagus semua
  5. Aku terlihat fresh dengan uji coba make-up fresh minimalis-ku
  6. Aku bisa membantu RS klien untuk mendapatkan pengganti sekretaris tim medis yang tepat dengan segera
  7. Aku menemukan jurnal internasional mengenai health care business management
Alhamdulillahirrabbil 'alamin...

Monday, November 22, 2010

Daily Report

0 comments
Hari ini aku merasa agak lumayan membaik daripada kemarin. Sepertinya aku menemukan satu cara yaitu menuliskan why I feel good today di awal hari. Seperti yang aku lakukan hari ini. Aku akan mencoba meneruskannya, dan melihat hasilnya dalam beberapa hari ke depan.

Yang jelas, tadi aku datang di kantor jam 10.30, nggak terlalu terlambat, meskipun ternyata sudah ada rapat di kantor. Jadi kantor sudah full manusia. Setelah itu, aku cukup disibukkan dengan pekerjaanku, yang aku niatkan untuk bisa selesai sebelum aku operasi.
Kemudian sesampainya di rumah, suamiku sudah membaik juga, sudah mau banyak bicara dibanding kemarin. Dia juga mendapatkan tawaran usaha sampingan lagi, meski belum tentu dia terima.

Alhamdulillahirabbil'alamin..

Why I Feel Good Today

0 comments
Inilah beberapa hal yang membuat aku feel good today:
  1. Aku datang pas pada saatnya, nggak terlalu awal (sehingga menjadi yang pertama di kantor) maupun nggak terlalu terlambat (sehingga menjadi yang terakhir datang di kantor)
  2. Aku terlihat fresh dengan riasan natural fresh minimalis uji coba pertamaku hari ini
  3. Suamiku mendapat kemudahan tambahan rezeki sehingga dia nggak terlalu stres lagi mengenai urusan finansial kami
  4. Aku punya cukup banyak tugas hari ini sehingga aku merasa bermanfaat dan juga bagi klien dan dinilai profesional oleh bos-ku
  5. Aku mendapat kabar bahwa hasil laboratorium akan selesai besok sehingga bisa segera ke dokter obsgyn-ku lagi
Alhamdulillahirrabil'alamin..

Sunday, November 21, 2010

Soul-less Sunday

0 comments
Sampai hari ini belum ada perubahan yang berarti dari suamiku. Dia masih tetap aja lebih banyak diam.

Pagi ini kami diundang untuk ke rumah budhe Wiwik (kakak dari mama) untuk merayakan ulang tahun sepupu2ku dan adikku. Mereka semua ultah di bulan November.


Malam ini aku berusaha bicara lagi dengan suamiku. Meskipun sebenarnya aku malas, aku cuma ingin semua kembali normal. Akhirnya setelah aku desak terus, dia mulai bicara.


Dia nggak suka dengan sikapku hari jum'at kemarin, dimana aku panik untuk periksa lab, sehingga memaksa2 orang lain dan bikin stres juga. Aku juga mengakui kejelekanku itu. Aku memang sangat mudah panik yang kemudian akan berlanjut jadi stres. Itu nggak baik untuk kesehatanku juga sebenarnya. Dia memintaku untuk membiarkannya karena dia sendiri diam karena memikirkan aku terutama soal biaya operasinya. Aku sedih juga karena aku jadi merepotkan orang lain. Biaya operasi ini nggak sedikit, belasan juta rupiah. Biasanya aku nggak pernah memikirkan soal biaya apalagi untuk hal yang premier, seperti kesehatan ini. Biasanya semua sudah ditanggung mamaku. Sekarang karena jumlahnya yang sangat banyak bagi kami, aku juga harus mengeluarkan uang dari tabungan pribadiku. Biasanya tabungan pribadiku hanya digunakan untuk kebutuhan sekunderku sendiri, misalnya les bahasa, beli baju atau buku, dll.


Yang jelas sejak hari jum'at kondisi psikologisku jelek sekali. Aku ngerasa nggak yakin dengan semua yang aku lakukan lagi, sepertinya semua yang lakukan adalah sekadar kewajiban dan rutinitas aja. Nggak ada keyakinan sama sekali. Aku bahkan berpikir negatif, jangan2 Allah juga menganggap aku nggak mengalami perubahan yang baik setelah mendapat cobaan ini. Semua pikiranku serba jelek.


Astaghfirullahaladzim...

Saturday, November 20, 2010

Fury Friday

0 comments
Harus aku akui, kemarin (jum'at) bukanlah hari yang cukup menyenangkan. Aku kasih nilai 5 dalam skala 1-10. 

Sebenarnya aku berencana untuk periksa lab sebelum berangkat ke kantor. Rencananya aku periksa di lab di RS tempat suamiku kerja. Jadi paginya dia berangkat kerja sambil membawa surat rujukannya. Ternyata dia mengabarkan kalau untuk pemeriksaan itu, aku harus puasa minimal 10 jam. Jadi tentu saja nggak bisa aku lakukan pagi itu, karena aku sudah sarapan. Jadi petugas lab menyarankan untuk periksa lab keesokan harinya. Nah, aku pikir periksa lab bisa dilakukan kemarin, dan hasilnya bisa keluar malamnya. Jadi kan malamnya aku bisa langsung ke dokter obsgyn-ku lagi untuk penjadwalan operasi.

Di tengah kebingungan itu, salah satu teman kerjaku menyarankan untuk sms dokter obsgyn-ku aja untuk menanyakan apakah perlu puasa. Baru dijawab setelah jum'atan, jawabnya nggak perlu. Langsung aja aku telpon suamiku. Tapi sayangnya petugas lab-nya tetep keukeuh bahwa aku harus puasa kalau melakukan pemeriksaan itu. Aku jadi agak stres, jadi aku telpon ke lab2 lain untuk menanyakan. Tapi kurang jelas. Jadi aku langsung ke RS suamiku untuk ambil kertasnya dan langsung menuju dua lab lainnya. Tapi ternyata jawabannya sama semua. Aku jadi bingung, apa mungkin dokterku lupa pemeriksaan apa aja yang harus aku jalani?
Jadi aku kesana kemari sampai jam 15 dan baru makan siang setelah itu. Capek mental dan fisik. Bahkan salah satu teman kerjaku juga mengatakan demikian, aku terlihat stres dan terdengar marah waktu menelepon lab.

Bukan hanya itu, sejak paginya, suamiku tiba2 berubah jadi diam. Aku tau sifatnya. Itu berarti dia merasa kecewa atau marah sama aku. Yang bisa aku duga, dia marah soal pemilihan tempat aku operasi nanti, karena itu terkait dengan biayanya. Jadi sejak kemarin aku terus menerus memikirkan apa penyebab dia marah, kenapa dia marah dan apa hikmah dibalik marahnya. Selain itu pikiranku juga mulai memikirkan hal2 negatif lainnya, seperti dia suka dengan teman kerjanya (yang aku tau memang dia agak mengaguminya), kemudian dilanjutkan dengan apa tindakan yang akan dilakukannya kalau perasaan sukanya berkembang. Aku jadi membandingkannya dengan kasus lamaku, meski aku berada di posisi wanitanya. Aku jadi berpikir apakah ini lingkaran setan? Dulu ada suami orang yang suka aku, sampai2 istrinya marah2 ke aku. Apakah ini harus berlanjut dengan keluargaku juga? Astaghfirullahaladzim...naudzubillah min dzalik..

Akhirnya pagi ini aku merasa benar2 capek dan menyerah. Apalagi tadi malam aku mimpi suamiku meninggalkan aku, dan ada laki2 lain yang menerima aku. Rasanya sangat nggak enak. Jadi pagi ini aku udah pasrah, aku periksa ke lab, dan menjalani semua prosedurnya. Meskipun suamiku masih tetap saja bersikap diam, nggak seperti biasanya. Aku pasrah, aku terlalu capek untuk bereaksi.

Ada satu hal yang untungnya masih tertanam di otakku, bahwa nggak ada kebahagiaan yang abadi, begitu juga nggak ada penderitaan yang abadi. No absolute happiness, no absolute misery. Aku cuma harus menjadi kuat untuk melalui ini semua, karena ini semua pasti ada akhirnya, dan pasti berganti dengan suatu kebahagiaan.


Ya Allah sudah kuserahkan semua padaMu, terserah padaMu sekarang...

Friday, November 19, 2010

The Result

0 comments
Kemarin di kantor berjalan seperti biasa, aku sibuk mengerjakan tugasku-yang sudah kukerjakan 3 hari terakhir. Malamnya aku berencana ke dokter obsgyn-ku. Aku berusaha biasa aja meskipun jujur ada rasa deg2an sedikit mengetahui hasilnya.

Malamnya aku ijin pulang lebih dulu. Setelah sholat dan mandi di rumah, aku dan suamiku berangkat. Kami baru dipanggil masuk jam 21.15, karena memang pasiennya banyak sekali, mungkin antrian setelah 1 minggu dokternya ke luar negeri.

Di dalam, aku langsung disuruh periksa laboratorium. Itu artinya persiapan operasi. Tanpa ada pemeriksaan USG. Aku tanya ke dokternya, apakah mungkin kistanya hilang sendiri. Jawab dokternya, mungkin saja tapi kalau sudah menopause. Aku bertanya lagi, apa efeknya kalau nggak dilakukan operasi. Beliau menjawab, efeknya semakin lama akan semakin memperjelek kondisi. Nantinya akan selalu menyebabkan keguguran kalau aku hamil. Beliau sampai bilang, "kalau kamu anakku, sudah pasti aku paksa untuk operasi".
Akhirnya aku pasrah. 


Di mobil dalam perjalanan pulang, suamiku terus menghibur. Tapi itu malah membuat aku menangis. Rasanya kecewa, entah kecewa pada apa atau siapa. Aku tahu ini yang terbaik buat aku dan aku sudah separuh jalan untuk sembuh. Tapi tetap aja, aku cuma manusia biasa yang punya perasaan nggak enak.


Ya Allah, sabarkanlah dan kuatkanlah aku dan suamiku dalam menjalani ini semua. Amin ya Robbal'alamin..

Wednesday, November 17, 2010

JoJo - Too Little Too Late - (AOL Sessions)

0 comments


[Verse 1]
Come with me
Stay the night
Just say the words but boy it don't feel right
What do ya expect me to say (You know it's just too little too late)
You take my hand
And you say you've changed
But boy you know your begging don't fool me
Because to you it's just a game (You know it's just too little too late)

So let me go now
'Cause time has made me strong
I'm starting to move on
I'm gonna say this now
Your chance has come and gone
And you know... 

[Chorus]
It's just too little too late
A little too long
And I can't wait
But you know all the right things to say (You know it's just too little too late)
You say you dream of my face
But you don't like me
You're just a good chase
So be real
It doesn't matter anyway (You know it's just too little too late)

Yeah yeaaahhh... It's just too little too late... Mhmmm 

[Verse 2]
I was young
And in love
I gave you everything
But it wasn't enough
And now you wanna communicate (You know it's just too little too late)
Go find someone else
And letting you go
I'm loving myself
You got a problem
But don't come asking me for help
'Cause you know... 

[Chorus]
It's just too little too late
A little too long
And I can't wait
But you know all the right things to say (You know it's just too little too late)
You say you dream of my face
But you don't like me
You're just a good chase
So be real
It doesn't matter anyway (You know it's just too little too late) 

[Bridge]
I can love with all of my heart, baby
I know I have so much to give (I have so much to give)
With a player like you I don't have a prayer
That's the way to live
Ohhhh... mmm nooo
It's just too little too late
Yeaahhhh... 

[Chorus]
It's just too little too late
A little too long
And I can't wait
But you know all the right things to say (You know it's just too little too late)
You say you dream of my face
But you don't like me
You're just a good chase
So be real
It doesn't matter anyway (You know it's just too little too late)
You know it's just too little too late [2x]

[Chorus]
It's just too little too late
A little too long
And I can't wait
But you know all the right things to say (You know it's just too little too late)
You say you dream of my face
But you don't like me
You're just a good chase
So be real
It doesn't matter anyway (You know it's just too little too late)

Happy Holiday

0 comments
Hari ini kami libur Idul Adha sesuai kalendar pemerintah. Rencananya kami mau pergi ke mall untuk membeli kado adik. Tapi karena suamiku perlu lembur di warnet dan dia baru pulang jam 2 siang, kami nggak jadi ke mall. Adikku kelihatan kecewa, tapi aku berusaha membuat terlihat biasa saja. Sebenarnya aku juga agak sebal, tapi aku ingat lagi dengan QI. Inilah praktek dan tantangan yang sesungguhnya.

Paginya aku sudah melakukan kegiatan harianku, bersih2 kamar. Waktu aku mau mandi, suamiku menawarkan untuk membantu. Jadi aku minta dia mengganti sprei kasur kami. Lucu juga melihat mukanya serius mengganti sprei.
Serius memasang sarung guling
Suamiku memasang sarung guling

Malamnya kami pergi ke rumah budhe Endah, kakak bapak, karena ada budhe Indit dari Bogor. Lumayan, dapat makan malam sekalian :)


Kami banyak ngobrol2 dengan budhe2, alhamdulillah banyak kalimat positif yang terucap termasuk dari bapak juga terkait dengan kista. Budhe Endah bercerita bahwa ada salah seorang sepupuku yang juga terkena kista, tapi nggak pernah mau operasi, kenyataannya tetap normal seperti biasa, juga mempunyai 2 orang anak. Di situ bapak juga menimpali bahwa sebenarnya kista itu nggak berbanding lurus dengan fertilitas.


Alhamdulillah ya Allah, aku banyak mendapat 'suntikan' dukungan positif yang sesungguhnya, bukan sekedar pemanis bibir saja.

Semoga aku juga segera hamil dengan sehat dan melahirkan anak yang sehat dan sempurna juga. Amin ya Robbal'alamiinn..

Tuesday, November 16, 2010

My Sister's Birthday and Idul Adha

0 comments
Alhamdulillahirabbil 'alamiin.. Hari ini patut aku syukuri. Tadi pagi kami sekeluarga melaksanakan sholat Idul Adha, meskipun pemerintah menetapkan besok. Karena menurutku dan bapak, wukuf di padang Arofah sudah dilaksanakan kemarin, jadi hari ini sudah Idul Adha. Sedangkan jarak Makkah dan Indonesia cuma 4 jam, jadi nggak perlu ada ganti hari seperti alasan pemerintah. 

Meskipun demikian, hari ini kami tetap bekerja dan adik kuliah. Hari ini adikku juga ulang tahun. Aku cuma memberikan selembar 'voucher' yang bisa dia belanjakan sesuai keinginannya, nanti kami yang bayar :)

Nah alhamdulillah lagi, hari ini kantorku mengijinkan karyawannya untuk pulang lebih cepat, mengingat ada yang perlu mudik keluar kota. Meskipun aku nggak mudik, tapi aku memanfaatkan kesempatan ini untuk membelikan adikku kue blackforrest seperti keinginannya, meski kecil karena nggak ada yang suka lagi selain dia. Jadi kue itu khusus untuk dia. 

 Jadi jam 5 kurang aku sudah sampai rumah, dan langsung memberikan kuenya dengan lilin menyala. 

Adikku senang mendapat kue blackforrest, meskipun dia sempat protes karena belum mandi, jadi nggak mau difoto
Aku meminta suamiku untuk berpose dengan adikku, dia juga belum mandi :)
Proses peniupan lilin, meski sederhana, aku berusaha membuat adikku senang





Malamnya, karena nggak ada lauk di rumah, kami makan belut goreng di rumah makan langganan kami. Biasanya kami cuma delivery aja. Alhamdulillah, terimakasih ya Allah...

Monday, November 15, 2010

Daily Report

0 comments
Tadi pagi sebenarnya aku agak bad mood, ngerasa bersalah karena beberapa hari belakangan ini agak 'lepas kontrol'. Tapi aku berusaha mengenakkan perasaanku. Alhamdulillah tadi di kantor berjalan lancar semua. 

Aku bersyukur juga karena hari ini cukup banyak tugas yang harus aku kerjakan dari klien-ku. Jadinya aku bisa berfokus pada tugasku itu. Malamnya aku pulang bisa langsung bertemu dengan suamiku. Dan dia juga nggak keluar2 lagi.

Malam ini kami harus tidur cepat karena besok kami berencana untuk sholat Idul Adha. Semoga semua doa kami dikabulkan oleh Allah. Amin ya Robbal 'alamiiin...

3 Doors Down 'Here Without You'

0 comments


A hundred days had made me older
since the last time that I saw your pretty face
A thousand lights had made me colder
and I don't think I can look at this the same

But all the miles had separate
They disappeared now when I'm dreaming of your face

I'm here without you baby
but you're still on my lonely mind
I think about you baby
and I dream about you all the time

I'm here without you baby
but you're still with me in my dreams
And tonight it's only you and me

These miles just keep rolling
as the people either way to say hello
I heard this life is overrated
but I hope that it gets better as we go

I'm here without you baby
but you're still on my lonely mind
I think about you baby
and I dream about you all the time

I'm here without you baby
but you're still with me in my dreams
And tonight girl it's only us

Everything I know, and anywhere I go
it gets hard but it won't take away my love
And when the last one falls, when it's all said and done
it gets hard but it won't take away my love

I'm here without you baby
but you're still on my lonely mind
I think about you baby
and I dream about you all the time

Avril Lavigne - Who Knows for Vancouver 2010-HD

0 comments


Yeah, yeah, yeahh yeah, yeahh yeah

Why do you look so familiar?
I could swear that I have seen your face before
I think I like that you seem sincere
I think I'd like to get to know you a little bit more

I think there's something more
Life's worth living for

Chorus

Who knows what could happen
Do what you do
Just keep on laughing
One thing's true
There's always a brand new day
I'm gonna live today like it's my last day

Yeah, yeah, yeahh yeah, yeahh yeah

How do you always have an opinion?
And how do you always find the best way to compromise?
We don't need to have a reason
We don't need anything
We're just wasting time

I think there's something more
Life's worth living for

Chorus (2x)

Find yourself
'Cause I can't find you
Be yourself
Who are you?
Find yourself
'Cause I can't find you
Be yourself
Who are you?

Chorus

So you go and make it happen
Do your best
Just keep on laughing
I'm telling you
There's always a brand new day

Chorus

Sunday, November 14, 2010

Daily Report

0 comments
Belakangan ini aku agak malas menulis setiap kejadian harianku, entah kenapa. Bahkan dua hari ini aku agak 'lepas kontrol', dalam artian aku menjalani hari2ku tanpa pikiran dan beban. Entah itu hal yang baik atau buruk. 

Kemarin sebenarnya aku berencana untuk ke mall sendirian (untuk beli kertas kado dan kado adikku, tapi cuma dapat kertas kadonya aja), ke Karita (untuk membandingkan harga produk yang aku jual dan apa yang sedang menjadi tren) dan ke salon (ternyata batal, waktunya nggak cukup).

Alhamdulillah kemarin ada dua orderan, sehingga aku agak terlambat keluar rumah. Sampai rumah lagi sudah jam 2 kurang. Malamnya kami sekeluarga ke Delta mall, untuk membeli handukku dan suami. Heran, dalam 1 bulan ini handuk kami rusak dua buah.

Pagi ini ada om-ku dari Madiun, bersama istrinya (baru menikah Juli 2010, di usianya yang ke 60 tahun). Agak aneh juga melihat om Didik bersama seorang perempuan. Beliau memang terlambat menikah. Tapi melihat ketulusan sang istri, aku jadi ikut senang. Semoga mereka bahagia selamanya.

Setelah itu aku dan suamiku datang ke acara resepsi pernikahan teman kerja suamiku. Ada dua undangan, jadi kami maraton.


Siangnya aku mengurus order lagi, alhamdulillah ada order lagi hari ini. Sayangnya sore ini aku dapat mimpi buruk :(


Rasanya dua hari ini rating 'kesadaran'ku menurun. Meskipun secara kasat mata semuanya menyenangkan. Contoh kecilnya, aku telat sholat subuh, malas mengaji harian, kurang bisa khusyu' dalam mendengarkan CD alphamatic brainwave. Semoga semua itu nggak mengurangi usahaku selama hampir 3 minggu terakhir ini. Dan semoga yang aku cita2kan tetap tercapai. Amin ya Robbal 'alamin..

Friday, November 12, 2010

Feedback

0 comments
Banyak kejadian menarik hari ini. Hari ini aku dijadwalkan untuk feedback (semacam performance appraisal) dari dua owner-ku. Meski kemarin aku pikir aku akan lebih memilih ke dokter obsgyn-ku. Karena waktu luang kedua owner-ku yang sangat singkat, maka feedback dilakukan di kampus (owner-ku adalah dosen). Aku dan seorang temanku berangkat ke kampus 10 menit sebelum jam yang ditentukan. Rasanya kurang menyenangkan juga, jadi teringat dulu masa2 menunggu bimbingan tesis :p


Akhirnya aku masuk pertama. Pertama2, my big boss menyampaikan terimakasih karena aku sudah bergabung di perusahaan itu. Kemudian beliau menanyakan mengenai pendapatku selama bekerja di sini. Aku bilang semua baik2 saja, aku merasa nyaman di sini. Selanjutnya beliau menanyakan mengenai pendapat keluargaku mengenai pekerjaanku. Aku juga bilang nggak ada masalah dari keluargaku. Cuma memang waktu aku hamil, aku diminta lebih berhati2 dalam bekerja oleh suamiku.

Aku mengutarakan perasaanku mengenai aku hanya memegang 1 proyek saja. Dan aku sadar diri bahwa mungkin beliau khawatir untuk menambah beban tugasku, terkait kondisi kesehatanku. Mereka menyatakan memahami itu dan akan memikirkan lagi proyek yang tepat buat aku. Kemudian mereka juga memberikan wewenang untuk membimbing dua adik kelasku di perusahaan itu. Karena mereka melihat perubahan dan perkembanganku cukup baik. Aku pikir terkait dengan attitude-ku, sekarang jauh lebih dewasa. Of course, after all I've been through... Pada dasarnya mereka menilai kinerjaku bagus.


Feedback-ku cuma sekitar 15-20 menit. Semua berjalan lancar. Setelah itu temanku yang masuk ke ruangan. Sedangkan aku menunggu di luar. Waktu menunggu itu, aku bertemu beberapa orang dan mendapatkan 'suntikan' energi positif, terutama dari kakak kelasku yang menjadi dosen di sana. Kami berbincang mengenai kehamilanku dan dia juga. Ternyata dia juga pernah keguguran. Meski mungkin dengan penyebab yang berbeda. Tapi kata2nya yang terasa positif di hatiku. Beberapa orang yang aku temui tadi mendoakan aku mendapatkan anak tepat pada waktunya. Bahwa yang aku alami akan mendapat ganti yang lebih baik dari Allah. Bahwa segera setelah ini aku hamil. Amin ya Robbal 'alamin...


Secara keseluruhan, hari ini berjalan lancar, meskipun tadi pagi ada sedikit rasa negatif. Tapi aku berhasil mengatasinya dan menggantinya dengan perasaan yang positif. Dan ternyata menghasilkan kejadian berikutnya yang positif juga. Alhamdulillah...

Negative Mind

0 comments
Tadi dalam perjalanan menuju ke bank, sebelum ke kantor, suamiku menelepon aku untuk mengabari bahwa dokter obsgyn-ku hari ini berangkat ke luar negeri dan baru kembali kamis minggu depan. Jujur aja, aku kecewa. Padahal kemarin beliau ikut dalam rapat, karena beliau salah satu direksi RS klienku. Sebenarnya aku juga sedikit menyadari bahwa dalam hatiku kemarin ada satu 'ketakutan' bahwa beliau akan pergi hari ini. Entah apakah itu yang dimaksud dalam buku QI "Allah selalu memberi apapun yang kita fokuskan (doa-pikiran-perasaan), baik yang sesuai dengan keinginan kita maupun nggak".


Di perjalanan menuju kantor, setelah dari bank, aku memikirkannya lagi hikmah dari kejadian ini. Mungkin Allah tahu bahwa aku beberapa hari ini kurang ikhlas lagi, semua pikiran dan perasaanku mulai tercemar oleh nafsu. Nafsu ingin segera mengetahui hasilnya, nafsu ingin segera mendapatkan apa yang aku inginkan. Memang aku akui 2-3 hari belakangan ini, aku ingin segera tahu hasil pemeriksaannya. Bukan hanya itu, aku mulai merasa terbebani dengan keingintahuanku terhadap hasil dan langkah selanjutnya. Aku jadi merasa aku harus bersedih2 dulu, sebelum mengetahui hasilnya.

Mungkin dengan kepergian dokter obsgyn-ku ini, Allah ingin aku memperbaiki niatku lagi, memperbaiki doa, pikiran dan perasaanku lagi. Karena Allah tahu, kalau aku masih tetap dengan kondisi seperti sekarang, hasilnya mungkin nggak akan sebaik kalau aku benar2 ikhlas.


Ya Allah, maafkan aku karena nggak bisa menjaga hati ini untuk tetap ikhlas..

The Day

0 comments
Kemarin malam setelah menuliskan post terakhir, sebenarnya aku cuma berniat mendengarkan CD alphamatic brainwave sebentar. Makanya aku nggak mematikan komputer. Sekalian aku pikir menunggu suamiku pulang, karena kemarin malam, setelah aku pulang kantor, dia pergi mengurus usaha sampingan kami. Ternyata aku terbangun sudah jam 4 pagi dan suamiku sudah ada di sebelahku. Sayangnya mataku terasa berat sekali, sehingga aku tertidur lagi sampai jam 05.30, sudah terlambat untuk sholat subuh.


Karena sejak kemarin siang aku sudah mulai sholat dan darah haidnya nggak keluar lagi, berarti aku sudah bersih dari haid. Itu artinya sudah saatnya aku harus periksa ke dokter obsgyn-ku lagi. Jujur saja, seperti orang yang sedang menunggu hasil ujian, aku juga agak cemas dengan hasilnya nanti. Aku cuma berdoa:
Ya Allah, aku sudah berusaha sebaik2nya untuk menjalani ini semua, melakukan yang terbaik yang aku bisa, termasuk juga menata pikiran dan perasaanku terhadap semua hal dan Engkau. Aku mengakui bahwa beberapa hari ini ada sedikit perasaan cemas akan hasil yang akan Engkau berikan padaku, ya Allah. Aku cuma manusia biasa yang penuh dengan kelemahan termasuk rasa cemas itu. Ampuni aku, ya Allah. Aku pasrahkan semua hasilnya padaMu, ya Allah, aku yakin Engkau akan memberikan aku kesembuhan dan seorang anak. Amin ya Robbal 'alamin..
Pagi ini setelah sholat subuh, aku sempat bertanya pada suamiku, apakah dia cemas juga? Dia cuma mengangguk. Aku tahu dia berusaha kuat demi aku. Dia yang selalu terlihat kuat di depanku, sebenarnya juga memikirkan itu. Dia juga selalu menyemangati aku. Ya Allah, berikan kami yang terbaik...amin ya Robbal 'alamin..

Thursday, November 11, 2010

Daily Report

0 comments
Dua hari ini aku cukup sibuk dengan pekerjaanku. Bukan dalam artian sangat sibuk, tapi aku bisa menyelesaikan dua laporan kegiatanku. Kemarin malam juga aku diminta bersiap2 untuk mem-back up proyek temanku karena dia sedang sakit. Aku agak kaget bukan karena keberatan dengan tugas itu, tapi aku nggak enak kalau harus mengerjakan tugasnya tanpa ijinnya sebelumnya. Rasanya seperti merebut pekerjaan orang lain.

Untunglah aku sempat sms dia, dan hari ini dia masuk kerja. Jadi pekerjaan itu tetap dipegang dia.

Hari ini aku mengadakan pertemuan dengan direksi dan big boss-ku, dengan agenda memberi materi tentang business plan. Rencana awal, kami bertiga (aku, big boss dan mentorku) langsung bertemu di tempat pertemuan. Ternyata tadi siang tiba2 big boss-ku minta untuk berangkat bareng aku. Jadilah aku yang sudah siap2 berangkat makan siang dulu sebelum rapat, menunggu big boss-ku. Sialnya lagi, ternyata di pertemuan itu nggak disediakan makan siang. Jadilah aku dan big boss-ku kelaparan sepulang rapat. Di perjalanan pulang, beliau menelpon temanku untuk membelikan makanan untuk beliau dan aku. 

Sesampainya di kantor, teman2ku bertanya kenapa aku nggak mengajak beliau untuk makan siang terlebih dahulu. Aku merasa belum terbiasa makan siang berdua saja dengan beliau. Kalau dengan mentorku, aku sudah sering, karena aku sudah cukup akrab dengannya.
Anyway, akhirnya kami makan berdua di meja makan kantor. Dan sepanjang mulai berangkat sampai makan, kami banyak berbicara. 

Di perjalanan berangkat, beliau sempat bertanya tentang bapakku dan pekerjaannya. Aku menjawabnya cukup jujur, meskipun secara singkat. Aku sebenarnya kurang nyaman dengan menceritakan sifat2 bapak ke orang2 yang jauh lebih tua dari bapak dan satu profesi. Tapi aku bisa membatasi jawabanku untuk nggak terlalu "vulgar".

Jujur saja, dua hari ini aku agak blank dengan sisi spiritualitasku, meskipun aku tetap mengaji dan mendengarkan CD alphamatic brainwave setiap hari seperti biasanya. Namun aku merasa "kesadaran"ku menurun. Semoga saja nggak membuat aku keluar dari jalur yang baik. Amin ya Robbal 'alamin..

Tuesday, November 9, 2010

Daily Report

0 comments
Hari ini seharusnya sudah terencana dengan sempurna dan sudah berjalan dengan sempurna juga. Aku sudah mempersiapkan diri bangun lebih pagi sehingga bisa berangkat dari rumah jam 09.30. Aku harus mengirim pesanan melalui kurir, kemudian mengantar barang pesanan ke teman kerja suamiku, lalu langsung berangkat ke kantor. Sayangnya barangku ada yang ketinggalan di kurir, dan aku baru sadar setelah dari RS tempat suamiku bekerja, menuju ke kantorku. Jadilah aku harus kembali ke tempat kurir tadi. Padahal aku sudah ada janji jam 10.30 di kantorku, ada temanku yang mau mengambil barang pesanannya. Jadinya temanku tadi menunggu dan meninggalkan aku karena dia ada janji jam 11. Untunglah jam 12.00 dia kembali ke kantorku dan sempat bertemu denganku, sebelum aku ke RS klien jam 13.00.

Untuk pertemuan dengan RS klien hari ini, aku datang dengan salah satu mentorku. Karena minggu lalu aku banyak nggak masuk, maka hari ini aku berniat untuk lebih banyak "pasif", dan membiarkan mentorku yang lebih "aktif". Tapi di luar ruang pertemuan, aku melakukan tindakan proaktif, menanyakan metode atau acara apa lagi yang bisa aku lakukan untuk membantu mereka menyelesaikan persiapan akreditasinya.
Sementara ini hanya itu yang bisa aku lakukan, mengerjakan proyekku dengan fokus full. Karena aku tahu belum ada proyek baru lagi yang diserahkan ke aku terkait kondisiku. *Ya Allah, apa jangan2 pikiranku yang seperti inilah yang malah jadi "menggema" di level kuantum dan malah menjadi kenyataan?*

Ternyata nggak mudah juga untuk membiasakan diri menjadi ikhlas. Meskipun sebenarnya aku sejauh ini sudah merasa jauh lebih tenang. Tapi ada kalanya juga aku memiliki rasa khawatir, takut dan perasaan negatif lainnya. I'm just a human...


Semoga aku terus bisa menjadi ikhlas dan mewujudkan semua keinginanku. Amin ya Robbal 'alamin..

Monday, November 8, 2010

Misty Monday

0 comments
Hari ini aku bersemangat untuk kerja, meskipun aku agak ragu dengan apa yang akan aku kerjakan hari ini. Karena aku hanya masuk kerja 2 hari minggu lalu. Aku berhasil berangkat lebih awal dari rumah, mampir ke bank untuk menabung, kemudian baru ke kantor.
Sayangnya di kantor masih sepi sesampainya aku di sana, bahkan saat itu listrik mati. Nggak tanggung2, listrik mati selama dua jam lebih, sampai jam 12.30. Otomatis, aku nggak bisa mengerjakan apa2. 

Kedua big boss-ku baru datang setelah maghrib. My biggest boss sempat menanyakan kabar bapakku. Kemudian kami mengadakan rapat untuk membahas sebuah proyek baru yang kemungkinan akan melibatkan sebagian besar staf. Proyek ini melibatkan sebuah RS swasta di Mojokerto. Aku ingin sekali bisa memegang suatu tanggungjawab dalam proyek ini, karena saat ini aku cuma memegang 1 proyek saja. Bukan berarti aku ingin menjadi seperti para bos-ku itu yang super sibuk, aku cuma merasa aku masih mampu memegang proyek lagi, asalkan nggak meninggalkan keluarga terlalu lama secara geografis. Di sisi lain, aku sendiri merasa nggak yakin para bos-ku itu akan mempercayakan sebuah tanggungjawab lagi. Bukan karena kinerjaku yang jelek, tapi lebih karena masalah kesehatanku.

Tadi aku sudah mendiskusikannya dengan suamiku. Dia mendukung aku untuk mengemukakan keinginanku. Apapun jawaban atau respon bosku, itu urusan nanti. Selain itu aku juga menceritakan kegalauan hatiku, mengenai pikiran atau perasaanku terhadap bapak. Aku merasa bersalah kalau2 sakitnya bapak itu karena memikirkan aku. Ya terdengar GR, tapi aku nggak bisa menghilangkan rasa bersalahku itu. Suamiku meyakinkan aku bahwa bapak sakit bukan karena aku. 

Semoga itu semua benar. Semoga bapak nggak terlalu memikirkan apapun yang bisa merugikan dirinya sendiri. 

Satu hal lagi yang aku bicarakan dengan suamiku, nggak bertele2 seperti biasanya, aku langsung mengungkapkan bahwa aku agak sedikit takut dengan hasil pemeriksaan dokter obsgyn nanti. Suamiku cuma bilang kita sudah berusaha semaksimal mungkin, tinggal menunggu hasilnya saja. Apapun hasilnya semoga diberi yang terbaik oleh Allah. Sudah itu saja. Aku juga nggak mau memperpanjang ketakutanku ini. Aku pasrahkan hasilnya sama Allah. Dalam hati aku juga berkata, maafkan aku ya Allah, aku ini cuma manusia biasa, yang tetap saja mempunyai rasa takut dan khawatir, meskipun aku sudah berusaha ikhlas. Semoga Allah memaklumi kelemahanku.

Ya Allah, lindungilah kami sekeluarga baik dari gangguan setan maupun cobaan dalam bentuk apapun yang di luar kemampuan kami. Bimbinglah kami untuk selalu berada di jalanMu. Amin ya Robbal 'alamiin..

Relax Sunday

0 comments
Hari minggu kemarin aku bangun pagi meskipun lagi nggak sholat. Aku bangun dan langsung membuat jus buah untuk aku (seperti biasa) juga untuk bapak dan adikku. Meskipun adikku kurang suka, alasannya karena jus buatanku terlalu kental. Menurutku justru itulah yang bagus. Setelah itu aku melakukan kegiatan harianku, yaitu bersih2 kamar. 

Sekitar jam 11 kami berangkat ke makam mama, setelah itu ke supermarket Sakinah. Sekitar jam 13 kami makan siang di Solaria Eastcoast.
Setelah itu kami pulang. 


Kemarin seharian aku memikirkan apa yang harus aku jadikan doa mengenai bapakku. Karena aku jadi takut sendiri mengenai apa yang aku pikirkan atau rasakan akan menjadi sebuah doa, tanpa aku sadari.


Malamnya aku bermain2 dengan suamiku. Karena beberapa malam ini kami tidur terpisah dan kami juga sibuk mengurus bapak. Main2 yang sebenarnya nggak penting, tapi kami menikmatinya. Alhamdulillah...

Saturday, November 6, 2010

Change my pray for my father

0 comments
Rabu malam sampai kamis pagi, aku berpikiran bahwa mungkin bapak jadi punya pikiran tentang aku adalah karena aku juga, tanpa aku sadari. Selama ini aku selalu berpikir dan merasa (juga seperti aku tulis dalam blog ini), aku selalu merasa kasihan dengan bapak, aku merasa bapak mikirin aku (dan sakitku), dll. Meski hal itu jadi suatu alasan buat aku menjadi lebih baik, tapi sepertinya itu juga yang menyebabkan bapak benar2 mikirin aku seperti aku membayangkan bapak akan memikirkanku.

Mungkin aku juga harus merubah cara pandangku dan perasaanku terhadap bapak, sebagai bagian dari doaku juga. Bahwa bapak selalu sehat, selalu bersyukur dengan apa yang telah didapat dan dengan keluarga ini serta selalu berpikiran dan berperasaan positif.

Aku nggak berobsesi seperti dulu, misalkan pingin sekali bapak jadi orang yang lebih proaktif atau punya praktek sendiri. Aku cuma berdoa bapak selalu sehat, bersyukur dengan semuanya dan berpikiran dan berperasaan positif.

Malam ini suamiku tidur cepat, jam 20.00. Kasihan dia, kecapekan karena 4 hari ini dia ikut menjaga bapak dan juga kerja. Dia nggak pernah mengeluh sama sekali. Alhamdulillah...

Welcome home

0 comments
Kemarin aku menghabiskan waktuku menjaga bapak di RS, bergantian dengan adik dan suamiku. Tapi waktu malam, suamiku yang jaga, sedangkan aku & adikku pulang. Pagi aku yang jaga karena suamiku kerja dan adikku kuliah.

Kemarin malam, ada teman bapak yang menjenguk. Sebenarnya teman bapak ini juga nggak tahu kalau bapak opname. Karena memang kami nggak mau membesar2kan masalah ini. Kemarin aku sempat stres, karena penyakit bapak belum jelas. Semua hasil pemeriksaan hasilnya bagus dan normal. Tapi dokter yang menangani bapak belum membolehkan pulang, karena justru dengan diagnosis yang belum jelas sperti itu, dokter riskan untuk membolehkan bapak pulang. Apalagi bapak juga seorang dokter. Sehingga kalau sampai terjadi sesuatu sesampainya di rumah, dokter itu yang akan bersalah. Mungkin itu semacam etika antar dokter.

Jadi sampai kemarin malam, semua kesimpulan mengarah pada masalah psikis. Sepertinya bapak menyimpan pikiran sendirian. 

Hari ini bapak dijadwalkan treadmill, namun sempat mundur beberapa kali karena tekanan darahnya tinggi. Ini juga aneh, karena selama ini di keluarga kami nggak ada yang hipertensi. Tapi sampai akhirnya dilakukan treadmill, kesimpulan akhirnya memang hipertensi, jantung bapak normal semua.

Akhirnya aku berkesimpulan bapak terlalu memikirkan sesuatu. Meski aku belum tahu apa yang jadi pikirannya, tapi aku pikir aku nggak akan memaafkan diriku sendiri kalau sampai akulah yang menjadi pikiran bapak sampai2 jadi sakit begitu. Aku berniat mencari cara untuk bisa mengajak bapak menjadi lebih tenang dan mempraktekkan QI. Karena aku merasakan manfaatnya. Meski belum sampai terjadi keajaiban yang besar, tapi perasaanku jauh lebih ringan, insyaAllah.
Sore ini bapak sudah boleh pulang, kami nggak buang waktu, seharusnya dokter meminta untuk pulang besok pagi saja supaya bisa terus diobservasi. Tapi aku minta pulang sore ini saja, karena menurutku semakin lama bapak berada di RS, bapak akan semakin merasa sakit, padahal sudah baik semua.

Aku berjanji aku akan mengajak bapakku olahraga rutin setiap minggu pagi lagi seperti dulu, tentu saja setelah aku dinyatakan sehat betul dan diperbolehkan beraktifitas biasa.
Amin ya Robbal 'alamin..

Thursday, November 4, 2010

Long Day

0 comments
Sejak menuliskan post blog terakhirku kemarin malam, tiba2 hari terasa sangat panjang. Setelah menulis blog, aku turun ke bawah untuk makan dan berkumpul bersama keluargaku. Tanpa tanda2 sebelumnya, tiba2 bapakku terdiam. Aku cuma menanyakan kenapa dan masih bercanda. Ternyata bapak minta di antar ke IRD RS dr. Soetomo saat itu juga. Awalnya aku meminta suamiku saja yang mengantar, karena aku pikir cuma periksa saja. Tapi bapak minta aku ikut, yang otomatis adikku juga minta ikut. Di mobil bapak mulai menggunakan Oxycan, sisa punya mama dulu. Aku mulai menganggap serius. Aku kaget dan khawatir. Apakah benar bapakku sakit? Terlalu banyak yang aku rasakan saat itu, sehingga membuat aku nggak sempat untuk merasa stres atau sedih. Sesampainya di IRD, kami semua sangat sibuk. Bergantian menghubungi dokter spesialis jantung yang kami kenal, mengurus administrasi, mengurus pemeriksaan laboratorium dan foto thoraks.


Sampai akhirnya bapakku dikirim masuk ICCU (Intensive Cardiac Care Unit). Seumur hidup aku belum pernah mengurus orang tuaku tanpa ada 'pembimbing'. Ini pertama kalinya ada yang opname di RS setelah mamaku meninggal. Keesokan harinya adikku ujian, sehingga suamiku mengantarnya pulang jam 12 malam. Kemudian suamiku kembali menemani aku sampai pagi. Semalaman kami berdua tidur di mobil, karena memang ruang jenis ICU nggak memperbolehkan ada penunggu di dalam ruangan. Begitu pula area sekitar itu, termasuk area steril, sehingga nggak disediakan ruang tunggu. Yang membuat aku sebal adalah meski kami nggak disediakan ruang tunggu, tapi kami harus tetap stand by untuk mengurus keperluan pemeriksaan laboratorium, pengambilan obat, dll. Jadi aneh rasanya, kami yang membawa sampel darah bapak untuk diserahkan ke laboratorium. Dan lagi, laboratorium tidak berada satu gedung dengan ICCU. 


Malam itu menurutku penuh perjuangan, karena bahkan untuk buang air kecil saja, kami harus berjalan ke gedung lain. Ditambah lagi kemarin adalah hari mens keduaku. 
Paginya, aku pulang untuk mandi, setelah itu aku kembali dan suamiku yang pulang. Kami terus melakukan berbagai kegiatan seperti mengurus askes, mengantar dan mengambil pemeriksaan laboratorium, yang ke semuanya berbeda gedung dan menurutku nggak sistematis. 

Waktu suamiku pulang, badan ini rasanya capek sekali, sedangkan bapak belum ada kejelasan diagnosis. Aku berusaha nggak mengeluarkan emosi. Tapi sempat juga aku emosi, waktu aku dan suamiku duduk di gedung GBPT, tempat ICCU berada, kami sempat diusir oleh satpam dengan nggak menyenangkan, seakan kami ini pengangguran yang hanya duduk2 di situ. Sebal sekali rasanya. Tapi aku nggak mengungkapkannya pada suamiku, karena aku tahu kami sama2 capek.


Sekitar jam 12 siang, dokter memutuskan untuk memindah bapak ke ruang rawat inap biasa, tapi kami harus mencari sendiri kamarnya (meskipun satu RS). Dan seperti bisa diduga, karena RS itu adalah RS terbesar di asia tenggara, sulit sekali mendapatkan kamar kosong. Akhirnya setelah menelepon sana sini, aku memutuskan untuk memindahkan bapak ke salah satu RS swasta yang menerima askes PNS dan juga tempat praktek dokter yang merawat bapakku. Akhirnya setelah mengurus proses administrasi, kami sampai di RS baru jam 15.00. Aku menyuruh adikku langsung menuju RS baru, setelah dia datang, aku dan suamiku pulang. Aku kembali lagi jam 19.45 sendirian. Rencananya malam ini suamiku yang tidur di sana, kemudian besok pagi aku yang menggantikan dia, sedangkan dia harus kerja dan adikku kuliah.


Alhamdulillah aku bisa melewati ini semua. Semoga bapak segera sembuh dan bisa pulang ke rumah besok. Amin ya Robbal 'alamin..
 

Andin Talks Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review