Monday, November 29, 2010

Daily Report

Hari ini hari pertama suamiku masuk kerja setelah aku operasi, otomatis di rumah cuma ada aku dan pembantu. Sedangkan aku sendiri cuma bisa berkeliaran di area kamar dan kamar mandi di lantai 2. Untungnya aku bisa melewati pagi dan siang ini tanpa rasa bosan.

Pagi ini aku tetap bangun seperti biasa, jam 04.45 untuk sholat subuh dan juga membangunkan suamiku untuk sholat juga. Setelah itu ada rangsangan untuk ke belakang, jadi aku langsung pup. Setelah itu, aku kembali tidur bersama suamiku sampai jam 7 pagi. Sayangnya aku belum bisa menyiapkan bekal dan susu untuk suamiku karena aku memang belum bisa turun tangga. Jadi aku minta dibawakan sarapan oleh pembantuku.

Aku sempat sms dr. Hari untuk menanyakan kondisiku yang susah (dan agak sedikit sakit) untuk pipis. Baru dibalas jam 9, aku disuruh minum air yang banyak dan ada tambahan obat antibiotik. Jadi aku langsung sms suamiku untuk membelikan obatnya. Alhamdulillah suamiku bisa pulang siangnya untuk mengantarkan obatnya.


Setelah itu pelan2 aku membersihkan kamar, meski nggak semuanya. Kemudian aku mandi jam 10. Setelah itu aku membaca novel yang baru kemarin dibelikan adikku, diselingi membuka internet dan menonton film. Nggak terasa sudah jam 14, aku sholat dhuhur kemudian tidur. Bangun karena kepanasan jam 16, aku langsung sholat ashar dan melanjutkan baca novel (dan langsung habis dalam waktu 1 hari, suamiku terheran2 aku bisa menghabiskan novel setebal 1000 halaman dalam waktu 1 hari!).

Setelah itu, aku salah waktu minum obat. Ada obat yang seharusnya aku minum setelah makan. Jadinya aku mual sekali. Dengan kondisi tubuh bagian bawah yang serba nggak enak, ditambah rasa mual, aku merasa nggak berdaya. Aku bingung harus apa, karena suamiku tipe orang yang lebih baik langsung diminta atau diberi instruksi yang jelas daripada sekadar mendengarkan keluhan. Padahal rencanaku malam ini keluar untuk memesan kue untuk dikirim ke rumah dr. Hari dan juga beli novel, serta kumpul dengan keluargaku.
Tapi karena bapakku juga sakit kepala, jadi batal-lah rencana itu.

Akhirnya kami memesan pizza delivery. Sekitar jam 21, adikku bergabung di kamarku untuk makan pizza (dia baru pulang kuliah malam). Meskipun cuma berkumpul di kamarku kurang lebih 1 jam, tapi rasanya senang sekali. Aku juga jadi ada temannya untuk makan pizza (karena sebelumnya suamiku tidur). Alhamdulillahirabbil'alamiin...

ps. Ternyata maag-ku belum hilang juga. Akhirnya aku bangun lagi jam 23.30, minta diambilkan obat maag oleh suamiku. Dan setelah minum obat, aku tunggu beberapa saat trus minta dipijitin suamiku di bagian punggung. Setelah terasa agak enak, aku langsung ketiduran. Alhamdulillah...

0 comments:

Post a Comment

 

Andin Talks Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review