End of Year 2010

Hari Rabu lalu aku harus masuk pagi, jam 7 sudah harus berada di kampus untuk rapat bersama big boss dan klien-ku. Jadi aku bangun jam 5, setelah sholat langsung mandi. Rapat selesai jam 8. Aku langsung menuju kurir barang, untuk mengirimkan Belly Band Maternity ke customer-ku (akhirnya datang juga, setelah menunggu 3 bulan). Setelah itu aku langsung pulang. Sampai di rumah jam 08.45, aku langsung sarapan dan bersih2 kamar. Kemudian mendengarkan CD alphamatic brainwave 20 menit. Otomatis aku nggak tidur lagi. 

Jam 10.30 aku berangkat ke kantor. Jam 13.00 aku berangkat ke RS klien untuk rapat bersama direksi, big boss dan seorang seniorku. Di rapat itu juga datang dr. Hari karena memang salah satu pemegang saham di RS tersebut. 

Malamnya aku pulang kerja lebih cepat, jam 18.30, karena big boss sudah pulang jam 17.30 untuk nonton final sepak bola. Badanku sudah terasa capek sekali. Jadi aku langsung mandi, sholat kemudian makan malam. Jam 21.30 aku sudah naik ke kamar, bersiap untuk tidur. Bahkan suamiku juga melihat mataku sudah berkantung.
Sayangnya saat itu ada insiden kecil yang membuat kami bertengkar. Masalah sepele, tapi karena aku lagi capek, aku jadi cepat marah. Nah suamiku juga nggak terima karena reaksiku langsung marah gitu. Jadilah kami bertengkar sampai jam 23.30. Akhirnya aku nggak bisa tidur, saking sebalnya. Aku keluar kamar, berpikir mau tidur di sofa luar, tapi karena digigit nyamuk, aku nggak jadi. Padahal bisa saja aku sudah tertidur, saking capek dan ngantuknya aku. Kemudian jam 00.30, suamiku yang keluar kamar. Aku malah senang, karena aku nggak perlu lihat dia jadi nggak sebal lagi dan bisa tidur. Akhirnya nggak butuh waktu lama, aku sudah tertidur.

Jam 03.30 aku terbangun dan melihat suamiku nggak ada di sebelahku. Aku kasihan, dia pasti tidur di sofa luar. Akhirnya aku mengajaknya masuk ke kamar, dia nurut aja tanpa berkata apa2. 
Keesokan harinya aku sangat kacau, karena capekku masih belum hilang, ditambah kepalaku terasa berat. Sedangkan aku juga punya agenda pertemuan dengan klien di surabaya barat jam 11.00. Jadilah hari kamis kemarin aku bekerja dengan kondisi tubuh yang sangat kacau. Tapi aku bersyukur semua berjalan baik, aku masih bisa bekerja dengan baik.

Sesampainya di rumah, suamiku sudah mengajakku bicara, aku juga menanggapinya. Meskipun kami berdua masih sama2 jaim. Dan lama kelamaan kami kembali seperti semula.

Hari ini di hari terakhir tahun 2010, kami sudah kembali seperti semula. Meski mungkin kami masih belum melupakan sepenuhnya kejadian itu. Sepertinya kami memang harus sama2 introspeksi diri.

Sudah banyak yang kami lalui sepanjang tahun 2010. Di tahun ini kami mulai menata hidup kami sebagai suami istri. Karena 3 bulan awal pernikahan kami (kami menikah bulan Oktober 2010), aku masih terkena euforia sebagai pasangan suami istri baru. Kemana2 bisa berdua, bahkan pulang malam sekalipun.

Awal tahun 2010, aku masih berpikiran untuk diriku sendiri. Aku masih mempunyai mimpi untuk meraih beasiswa, dengan ijin suamiku tentunya. Suamiku masih sering berkata, mindset-ku masih seperti lajang, dengan tubuh yang sudah menikah. Hingga akhirnya bulan Juli 2010 aku memutuskan untuk menghentikan perburuan beasiswa-ku di tahun ini. Aku berencana untuk hamil.

Bulan September 2010, aku dinyatakan hamil. Sayangnya ada penyakit penyerta, yaitu endometriosis. Awal bulan Oktober 2010, aku keguguran. Bahkan kami melewatkan ulang tahun pernikahan kami yang pertama di rumah saja, karena aku masih bedrest paska kuret.
Akhir bulan November 2010, aku harus operasi untuk mengangkat kista endometriosis. Semua hasil pemeriksaan lab bagus, sehingga bisa dipastikan penyebab keguguran murni karena endometriosis.

Kontrol terakhir paska operasi bulan Desember 2010, kondisiku dinyatakan bagus. Aku juga sedang terapi Tapros dengan 1x suntik di awal bulan Desember 2010. 

Perjalanan kami memang masih panjang. Masih banyak yang harus kami jalani bersama, senang dan susah. Semoga ini semua menambah kedewasaan dalam diri kami, menjadikan kami individu yang lebih baik untuk diri sendiri dan pasangan. Semoga di tahun 2011, Allah berkenan memberikan anugerah terindah yang sempat tertunda. Semoga saat itu tiba, kami sudah pantas untuk menjadi orang tua yang mampu membimbing anak kami kelak.
Amin ya Rabbal'alamiin..

Post a Comment

Designed by FlexyCreatives