Tuesday, July 26, 2011

LovAdventure™ : part trois

Setelah dari KL Aquaria, kami menuju daerah Bukit Bintang sekitar jam 13 waktu setempat. Kami harus mencari penginapan yang lebih murah di daerah Bukit Bintang. Akhirnya kami mendapatkan penginapan Greenland dengan tarif RM38/malam, seharusnya bisa lebih murah lagi kalau mau masuk lebih dalam ke gang-gangnya. Tapi lagi2 karena kami bukan backpacker murni dan aku mau kamar yang bersih, jadi kami mengambil di penginapan tersebut.


Jarak penginapan kami ke kompleks pertokoan Bukit Bintang sekitar 30m. Lumayan dekat :)
Setelah menaruh backpack kami, sholat dan tiduran sebentar, kami melanjutkan petualangan kami lagi. 
Sekitar jam 14, kami berangkat menuju KL Bird Park yang berada di ujung barat Kuala Lumpur. Dari penginapan, kami berjalan kaki ke stasiun monorail Bukit Bintang. Ternyata perjalanannya cukup jauh dari stasiun monorail terdekat kami turun. Jadinya kami terpaksa melanjutkan perjalanan menggunakan taksi. 


Sampai di KL Bird Park sekitar jam 16, ternyata tempatnya seperti Kebun Raya Bogor, area kompleks dengan KL Butterfly park. KL Bird Park seperti kandang burung raksasa dan kita harus berjalan di dalamnya. Karena kami sudah capek berjalan, jadi kami cuma makan siang saja di sana. Harga tiket masuk RM45/adult, cukup mahal bagi kami saat itu. Lagipula kami sudah cukup capek kalau harus berjalan lagi.



Selesai makan siang, kami memutuskan untuk ke Central Market, dengan harapan bisa membeli beberapa oleh-oleh dan shawl jualan. Tapi ternyata nggak bisa dapat shawl jualan. Jadi kami hanya membeli beberapa oleh2 yang ringan untuk dibawa. 
Sekitar jam 19, kami berjalan mencari makan malam dan kemudian ikut duduk di tengah kota.


Sampai jam 21.30, kami kembali ke penginapan. Setelah sholat, kami bersiap2 merencanakan perjalanan keesokan harinya di Singapore, kemudian tidur.


Hari Senin jam 06.00 waktu setempat, kami bangun kemudian sholat subuh. Bersiap2 sebentar kemudian jam 07.15 berangkat mencari sarapan. Kami sarapan di KFC dekat penginapan, sekalian kami membeli 2 buah twister untuk bekal makan siang di bus. 








Jam 08.30 bus berangkat menuju Singapore. Perjalanan memakan waktu 5 jam, plus 1 jam untuk berhenti makan siang dan melewati imigrasi Singapore. Sampai di Singapore jam 15.30. Kami langsung menuju stasiun Mono Rail Train (MRT).



Beli tiket train-nya di mesin ini!
Hasil googling-ku menunjukkan bahwa kami harus ke VivoCity atau stasiun Harbourfront untuk bisa ke Sentosa Island.Target kami memang hanya menuju Sentosa Island, karena kami memang tidak menginap di Singapore. Stasiun terdekat dari tempat penurunan bus adalah Nicholl-Highway. Untunglah kami sudah pernah di KL sebelum ke Singapore, karena sistem transportasinya hampir sama, bahkan lebih canggih di Singapore. Tidak ada loket penjualan karcis. Untuk naik train, kita bisa membeli di sebuah mesin, seperti mesin ATM. 


Karena masih pertama kali, kami masih bingung. Untunglah ada petugas informasi. Jadi aku bertanya. Oya di Singapore meskipun etnisnya bermacam2, tapi bahasa yang digunakan adalah bahasa Inggris. Ada satu perbedaan lagi dengan Malaysia, penduduk Singapore sangat hectic, terlihat mereka individualis (bukan berarti tidak ramah). Saking sibuknya Singapore, bahkan petugas informasi nggak mau repot2 sedikit berbasa-basi (seperti yang kami alami di Malaysia) dan hanya memberikan satu peta kecil tentang alur sistem transportasi MRT di Singapore.


To be continued...

0 comments:

Post a Comment

 

Andin Talks Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review