Sunday, August 21, 2011

Bleed again

Okay, so I don't need longer time to keep my curiosity. Last night I got the spot....yeah my menstrual cycle. Ini menstruasi keduaku setelah lepas dari efek Tapros, dan tanggalnya jauh dari menstruasi pertama bulan Juli lalu.

Yaa benar, posting-ku kemarin memang tentang hal ini. Sempat terlambat 6 hari, aku penasaran dan melakukan pregnancy testpack. Dan hasilnya negatif. Karena masih belum ada tanda2 menstruasi, aku masih berharap it was a false negative.

Sampai Sabtu malam jam 23.15, aku melihat bercak. Aku tahu ini adalah menstruasi karena perutku terasa nggak enak. How was my feeling? Semua perasaan bercampur, sedih, kecewa, marah (tanpa tahu harus marah ke siapa), capek dengan semua perasaan ini, ingin meninggalkan kenyataan ini, you name it. Semua pikiran buruk juga mendatangi, what if I'm sick again, there's something wrong with me, something's wrong with my fertility, etc.
Aku bahkan nggak bisa ngomong apapun dengan suamiku selain mengatakan kalau aku menstruasi. Dan seperti biasa, he's so supportive. Dia memang selalu menganggap nggak ada yang salah dengan keadaan kami. Sejak dulu dia selalu bilang memang kami pernah menunda punya anak, jadi memang wajar kalau sekarang kami belum punya anak (dibandingkan dengan teman2 kami).


Kemudian aku kembali terbangun hari Minggu dini hari (karena sudah terbiasa sahur), and....yess....there was blood.

Back to me again, I feel numb. Aku ingin melupakan semuanya, aku bahkan nggak bisa mendeskripsikan perasaanku. Dan aku juga tahu aku pernah merasakan ini. Aku pernah merasa down, desperate kemudian termotivasi lagi, merasa kuat lagi, berusaha menjadi orang yang lebih baik lagi, kemudian down lagi, dan seterusnya.

Aku capek dengan ini semua. Mungkin aku bukan orang yang sabar dan ikhlas, mungkin juga aku orang yang lebih sabar dan ikhlas daripada beberapa orang lainnya.
Kehidupan ini bukan hanya berasal dari konflik internal saja, tetapi juga pengaruh lingkungan luar. Apa omongan orang luar tentang keadaan kami, apa yang akan mereka tanyakan kepadaku, apa komentar mereka di depanku (dan di belakangku), dan seterusnya.

Saat ini aku masih berada di rumah saja, tanpa paparan negatif dari dunia luar. Aku bisa melaluinya tanpa perasaan. Tapi bagaimana besok dan seterusnya?

I have no idea at all and I'm not going to think that out

0 comments:

Post a Comment

 

Andin Talks Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review