Tuesday, August 23, 2011

Comments

Beberapa hari menjelang keberangkatanku ke Bintuni, sudah cukup banyak teman dan relasi yang tahu hal ini. Berikut ini beberapa respon yang aku dapatkan terkait hal tersebut:
  1. 1,5 bulan? Lama sekali? Trus suami gimana? Suami diajak? ---> biasanya teman2 perempuan yang seumuranku dan sudah menikah, atau minimal punya pasangan serius
  2. Oh cuma 1,5 bulan? Sebentar yaa.. ---> rata2 yang komentar seperti ini adalah dokter, karena mereka juga pernah PTT di pelosok lebih dari 1 tahun.
  3. Wah hebat ya, andin, dipercaya untuk menjadi konsultan di sana 1,5 bulan ---> dokter obsgyn-ku
  4. Asyik ya, ndin, kerjaanmu! Bisa keliling2, dibayar pula ---> seorang sahabat waktu SMA
  5. Oh, kamu masih kerja di WJP (mantan dosenku dan sekarang menjadi bosku)? ---> dengan nada yang seakan2 pekerjaan ini bukan pekerjaan yang mapan ---> beberapa teman kuliah S1
Sedangkan komentar suamiku mengenai tugas ini adalah tugas ini bagus untuk perkembanganmu, baik karir maupun perkembangan kepribadianmu.

Jujur aja, memang terasa berat meninggalkan keluarga selama 1,5 bulan. Mungkin kalau aku sudah punya anak, aku nggak pakai pikir panjang, sudah kutolak tugas itu.

But I'm sure Allah wants to show me something and wants me to learn something from this assignment.

written on Monday, 7 March 2011
originally from this blog

0 comments:

Post a Comment

 

Andin Talks Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review