Negative Emotion

Malaaasss! Sejak 1 minggu sebelum testpack positif, aku sudah mulai merasa kurang enak badan dan malas. Sampai sekarang, rasa malas masih ada. Untungnya beberapa minggu terakhir ini sudah mulai ada keinginan2, seperti misalnya, sudah mulai suka lihat2 model2 pashmina, baju, gamis meskipun secara online. Keinginan lain seperti kecintaan terhadap buku2 juga mulai muncul.

Sejak kemarin suamiku tugas ke Bandung, suatu kota yang sangat aku ingini sejak jaman duluuu... Mama, bapak & adik sudah pernah ke sana waktu aku masih S1 dan aku ada halangan untuk ikut. Kemudian adikku ke Bandung lagi untuk acara kampusnya. Sekarang suamiku??
Whaaat?? Kapan gilirankuuu? Semakin aku sebal karena aku tahu aku nggak mungkin keluar kota dalam waktu dekat, riskan dengan kehamilanku. Kalau sampai ada apa2, pasti aku sangat menyesal! Selain itu, setelah melahirkan, aku juga nggak mungkin pergi sendiri meninggalkan anakku. Kalau membawa anakku juga nggak mungkin, minimal harus menunggu dia umur 1 tahun. Sebaaal! Saking sebalnya, rasanya seperti anak SD yang nggak terpenuhi keinginannya, dan yang ada jadinya pingin nangis!


Tapi tadi siang aku sempat berpikir, kenapa aku sering terbawa emosi? Terutama emosi negatif seperti ini, jelas nggak baik buat calon bayiku. Seharusnya aku bersyukur dengan anugrah yang sudah diberikan oleh Allah ini, dan aku wajib mensyukurinya dengan menjaganya. Sepertinya inilah awalnya pengorbanan seorang ibu, nggak bisa memaksakan ego-nya sendiri.


Kalau aku masih single, dalam kondisi seperti ini pasti aku "memaksakan" diri bagaimanapun caranya supaya keinginanku bisa tercapai, entah langsung atau harus menabung dulu.
Yah aku harus belajar mengurangi keinginan2 pribadiku...

Post a Comment

Designed by FlexyCreatives