Attachment Parenting

Hi all!

Sooo....posting terakhirku adalah tentang perkembangan Ayra. Daaann...setelah kontrol tanggal 16 kemarin, berat Ayra sekarang 3,9kg dan panjangnya 54cm. Alhamdulillaaahh.. Berat lahir 3,3kg dan panjang lahir 49cm.

Yang mau aku tulis sekarang adalah tentang Attachment Parenting. Buku ini aku beli karena ada hari tertentu Ayra nangis teruusss..yang bikin aku capek, dan lagi saran kebanyakan orang yang jenguk bahwa kalau nangis dibiarkan aja sampai berhenti sendiri, itu nggak manjur.

Aku pernah membiarkan Ayra nangis 1 jam, karena aku merasa sudah menyusui dia cukup lama. Ya Ayra nggak berhenti nangisnya, malah tambah keras. Yang mana jelas aja bikin dia tambah laper doong..

Cover buku itu cukup "provokatif", bahwa menggendong anak itu perlu. 
Ternyata Attachment Parenting sebenarnya bukan hal baru, bahkan sebenarnya itulah pola pengasuhan jaman dulu sebelum adanya barang2 berteknologi tinggi, seperti stroller, bouncer, dll untuk mengambil alih peran orang tua dalam pengasuhan anak.

Perangkat Attachment Parenting terdiri dari 7 perangkat Baby B:
  1. Bonding (keterikatan)
  2. Breastfeeding (menyusui)
  3. Babywearing (menggendong bayi)
  4. Balance (keseimbangan)
  5. Bedding close to baby (tidur berdekatan dengan bayi)
  6. Belief in the signal value of baby's cry (percaya pada nilai sinyal tangisan bayi)
  7. Beware of the baby trainers (waspada terhadap para pelatih bayi)


Pada intinya, AP mengajarkan para orang tua untuk mempercayai nalurinya. Bahwa bayi tidaklah manipulatif. Bayi menangis karena dia membutuhkan sesuatu, hanya dengan menangis dia berkomunikasi.

Bayangkan, seorang bayi kecil yang baru lahir, asing di dunia yang ramai dan dingin ini, nggak tau caranya untuk berkomunikasi. Bayi memerlukan kenyamanan seperti sebelumnya di dalam kandungan ibunya. Kalau orangtuanya nggak merespon tangisannya, bayi akan semakin merasa stres karena merasa caranya berkomunikasi nggak dihargai. Padahal tangisan itulah satu2nya cara komunikasi yang dia bisa.

Memang penerapan AP ini agak melelahkan, tapi hasilnya sangat layak untuk diperjuangkan. Bayi AP lebih ceria, jarang rewel, percaya diri dan patuh pada orang tua karena sejak bayi setiap tangisannya selalu direspon menyebabkan bayi percaya bahwa orang tuanya selalu ada untuknya, memberikan kenyamanan, dll.
Sedangkan manfaat untuk orang tua adalah memberikan rasa percaya diri bahwa dia tau apa yang diinginkan anaknya. Ortu AP juga jarang beradu argumen dengan anaknya karena ortu sudah tau pola pikir anaknya (istilahnya sudah selaras) dan anak juga akan selalu berusaha membahagiakan ortunya (karena sejak bayi dia merasakan kasih sayang ortu yang begitu nyata)

Apakah AP membuat bayi menjadi manja? Dari penelitian, ternyata nggak. Bayi AP akan bertumbuhkembang sesuai usianya. Dia akan mandiri pada tingkatnya sesuai usianya.

Sudah 3 hari ini aku menerapkan AP, capek memang, tapi nggak lebih capek dari biasanya karena sekarang Ayra dan aku sudah bisa selaras. Dia nggak pernah nangis keras lagi dan nggak pernah susah untuk didiamkan kalau nangis.

Love love baby Ayra :*

Post a Comment

Designed by FlexyCreatives