Friday, December 19, 2014

Refleksi Kelahiran Ayra untuk Menyambut Adiknya

Hari ini adalah H-7 kelahiran adik Ayra, insyaAllah... operasi direncanakan tgl 27 Desember 2014.
Ada beberapa hal yang ingin aku evaluasi terkait kelahiran Ayra. Meski aku berhasil menyusui Ayra sampai usia 30 bulan, tapi ada beberapa hal yang masih kurang menurutku.

1. IMD Ayra cuma 15 menit. Saat itu aku memang belum tahu kalau IMD itu minimal dilakukan 1 jam. Dan target utamanya bukan bayi bisa menyusu pada payudara.
2. Pola tidur Ayra yang terbalik sampai usia 3 bulan. Ini yang bikin aku kacau karena sangat capek. FYI, meski tinggal di rumah bapak, tapi mamaku sudah meninggal, mertua hanya datang saat hari H melahirkan, adikku masih kuliah, suami & bapak hanya cuti 3 hari plus pembantu minta keluar semua bertepatan dg aku pulang dari RS.
3. Pemberian ASIP yang gagal. Tapi lebih karena faktor eksternal siih...krn waktu itu benar2 nggak ada pengasuhnya. Jd memang nggak bisa kasih ASIPnya.
4. Masa MPASI yang salah. Ayra mengalami sembelit dan aku semakin memberi dia banyak sayuran dan buah. Ekspektasi yang terlalu tinggi saat MPASI, berharap Ayra langsung lahap saat masa MPASI. Padahal usia 6-12 bulan nutrisi masih 70% dari ASI.

Di luar itu aku sangat bersyukur dan bangga dengan pola asuh kami terhadap Ayra.
1. Penerapan duduk sendiri di carseat sejak lahir membuat dia disiplin saat di mobil. Plus menggunakan seatbeltnya :)
2. Kami selalu menggunakan istilah sebenarnya. Meskipun istilah itu dalam bahasa inggris dan Ayra kesulitan menirukannya.
3. Aku selalu menekankan pemberian alasan yang sebenarnya untuk segala hal. Misalnya aku harus meninggalkan dia untuk kerja, ya itu yang aku katakan pada Ayra. Atau saat dia tidak boleh dekat2 kompor karena ada api yang panas untuk tangannya. Atau pisau, dll.
Semua aku berikan alasan yang sebenarnya dan memberikan batasan waktu kapan dia bisa melakukannya. Jadi kalau pegang pisau belum boleh karena bahaya, kalau sudah besar boleh.
Ini juga berpengaruh pada kebiasaan Ayra utk ikut sholat. Aku nggak pernah meminta dia sholat. Tapi dia yang minta sendiri. Nggak selalu sih, tapi paling nggak dia sudah ada keinginan untuk sholat.

0 comments:

Post a Comment

 

Andin Talks Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review