Axelio Rafalaric Addyn

Baru bisa posting lagi, karena sibuknya urus 2 anak..hehhe...yang belum perrnah merasakan, tidak akan paham :D

Alhamdulillahirabbil'alamin...

Telah lahir anak kedua kami pada hari Sabtu, 27 Desember 2014 jam 07.14 WIB melalui operasi caesar.
Dengan BB lahir 3,14 kg dan PB lahir 51 cm, anak laki2 kami ini kami beri nama Axelio Rafalaric Addyn.
Axelio Rafalaric Addyn
Axel: perdamaian, 
Rafa: bahagia, 
Alaric: pemimpin, 
Addyn: singkatan nama kami berdua (Adi + Andin), addien (agama Islam).

Ps. Nama depan dan nama tengah dipilih oleh kakak Ayra 

Semoga baby Axel bisa tumbuh menjadi manusia yang berguna sesuai dengan doa yang terkandung dalam namanya. Amiin..

Sedikit cerita, meski aku sukses menyusui Ayra hingga 2,5 tahun tanpa kenal dot dan sufor, namun ada beberapa hal yang menjadi tantangan tersendiri.

IMD cuma dilakukan 20 menit (yang mana ternyata itu nggak bisa disebut IMD karena akunya yang nggak paham). Pada bulan2 pertama, aku mengalami puting lecet hingga 2 bulan, yang mana semakin memperparah baby blues-ku. Pada usia 4 bulan, Ayra sempat nursing strike karena perubahan kondisi, yaitu aku kembali bekerja tanpa Ayra beradaptasi terlebih dahulu. Karena memang sejak Ayra lahir aku nggak punya pembantu, baru dapat lagi waktu Ayra umur 3 bulanan. Jadi untuk melatih minum ASIP juga telat, adaptasi ditinggal kerja juga telat. Alasan lain sih karena aku yang belum kompak hati dan kepala untuk meninggalkan Ayra kerja.

Nah untuk kelahiran Axel ini aku sudah lebih paham dan siap untuk menyusui. IMD dilakukan lebih dari 1 jam, jadi sejak hari kedua PDku sudah bengkak. Alhamdulillah saat IMD, Axel juga berhasil menyusu langsung.

Jadi sampai saat ini Axel usia 5 minggu 5 hari, aku nggak mengalami puting lecet :)
Dan karena saat Axel lahir, sudah ada pembantu yaitu pengasuhnya Ayra aja, jadi latihan minum ASIP mulai dilakukan sejak Axel umur 2 minggu.
Percaya atau nggak, Axel sudah lumayan mahir minum ASIP dari cupfeeder. Bayi memang hebat kok...bisa karena terbiasa. Yg bikin hambatan biasanya dari pengasuhnya. Banyak orang nggak percaya kalau bayi bisa minum susu tanpa dot.

Untungnya pengasuh ini memang masih muda umur 17th. Belum ada persepsi ttg bayi harus ngedot. Jd dia dg mudah bisa menerima arahanku utk kasih ASIP dg cupfeeder.
Ayra juga membantu baby blues-ku sembuh lebih cepat. Memang capek fisik tetap ada karena mengasuh 2 anak yaa..meski ada pembantu, tapi kalau urusan tidur dan mandi aku yang handle.
Alhamdulillah Axel juga beda karakter dengan Ayra. Axel tidur malamnya sudah bagus, cuma untuk mulai tidur malamnya mesti nangis dulu. Maksimal jam 23 Axel sudah tidur sampai pagi, bangun hanya untuk menyusu saja yang bisa dilakukan sambil tiduran. Beda dengan Ayra yang melek terus sampai jam 4 pagi setiap hari sampai dia umur 3bulanan.
Perbedaan lainnya adalah Axel lebih mudah dibangunkan, cukup buka bedongnya saja. Dia juga nggak suka dengan suara keras. Ayra? Dibawa ke mall dengan suara yang hingar bingar juga tetep aja tidur pulas. Dibuka bedongnya, dikelitikin kakinya? Nggak mempan semua. Alhasil pola tidur Ayra terbalik2.
Selain itu, saat Axel lahir, aku sudah menjadi konselor laktasi sehingga pengetahuanku tentang menyusui lebih bagus. Aku bisa cek sendiri kecukupan ASInya, fesesnya, dll. 

Namun demikian, meski tantangan menyusui Axel sudah teratasi, ternyata Allah memberikan tantangan lain pada kami. Axel didiagnosis mempunyai Penyakit Jantung Bawaan (PJB). PJBnya sudah diketahui sejak hari ke 2 lahir. Tapi karena aku masih capek paska melahirkan, tentu aja aku shock dan blank. Jadinya waktu itu nggak tanya2 apapun ke dokternya. Dokter cuma menjelaskan kalau Axel dirawat seperti bayi normal lainnya, tidak perlu ada perlakuan khusus, hanya saja sebisa mungkin diminimalisir sakit batuk pilek.

Karena Axel nangis juga nggak sampai bibirnya biru, menyusu juga kuat, BAK dan BAB juga bagus. Kami juga nggak tahu apa bedanya dengan bayi normal lainnya.

Awalnya aku shock dan nggak bisa terima, mencari2 apa penyebabnya, kesalahan apa yang kami perbuat sehingga Axel menderita seperti itu. Alhamdulillah banyak teman yang menguatkan aku. Bahwa Axel istimewa sehingga dititipkan pada kami, itu berarti kami dianggap Allah mampu untuk merawat bayi istimewa.

Bahwa setiap anak mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Bahwa jalan hidup seseorang sudah ditentukan Allah. Bisa saja saat bayi sehat, namun usia berapa terkena penyakit apa, naudzubillah..

Sekarang, Axel usia 5 minggu 4 hari dalam kondisi sehat, imunisasi pertama sudah dilakukan tepat usia 1 bulan dan minggu depan akan imunisasi lagi.


Semoga kita semua selalu dalam kondisi sehat yaa...amiinn yra :)











  1. selamat, ya. Semoga Axel menjadi anak yang sholeh. aamiin

    ReplyDelete

Designed by FlexyCreatives