Manfaat Menyusui

The American Academy of Pediatrics merekomendasikan menyusui selama paling tidak 1 tahun pertama kehidupan bayi, dan World Health Organization (WHO) merekomendasikan menyusui untuk paling tidak dua tahun pertama kehidupan bayi.

Banyak keluarga memutuskan untuk menyusui anaknya karena mereka mengerti bahwa ini lebih menyehatkan. Meskipun demikian, beberapa keluarga berhenti menyusui terlalu cepat karena halangan dari lingkungan. Dan banyak keluarga lainnya tidak menyusui sama sekali karena tidak paham manfaat jangka pendek dan jangka panjang dari menyusui bagi kesehatan Setiap keluarga seharusnya memiliki hak untuk memutuskan bagaimana anak mereka akan diberi asupan, dan mereka berhak mendapatkan informasi yang akurat untuk mengambil keputusan tersebut. Menyusui membantu anak mencapai potensi maksimalnya, dan menawarkan manfaat kesehatan jangka panjang bagi ibu juga.

Beberapa manfaat kesehatan jangka pendek bagi bayi ASI, antara lain:
1.       Meningkatkan daya tahan tubuh anak terhadap infeksi
2.       Pembangunan dini sistem imunitas anak
3.       Mengurangi risiko infeksi telinga pada anak
4.       Menurunkan risiko terjadinya diare pada anak
5.       Menurunkan risiko SIDS (Sudden Infant Death Syndrome)
6.       Anak jarang rawat inap di rumah sakit karena penyakit yang serius
7.       Jumlah produksi dan kandungan nutrisi ASI selalu mengikuti kebutuhan bayi secara spesifik setiap saat sehingga mudah dicerna dan digunakan oleh tubuh anak

Untuk jangka panjang, ASI juga bermanfaat bagi kesehatan bayi, yaitu antara lain:
1.       Kemungkinan sangat kecil untuk mengalami obesitas pada masa anak-anak
2.       Menurunkan risiko penyakit kronis yang terbentuk sejak masa anak-anak, termasuk:
a)      Diabetes pada masa remaja (Juvenile diabetes)
b)      Kanker pada masa anak (Childhood cancers)
c)      Penyakit alergi atau asma
3.       Meningkatkan perkembangan neurologis yang mungkin berpengaruh pada IQ yang lebih tinggi dan penglihatan yang lebih baik
4.  Menyusu pada payudara mendukung perkembangan rahang yang baik dan mendorong pertumbuhan gigi yang sehat

Selain bermanfaat untuk kesehatan bayi, menyusui ternyata juga membawa manfaat bagi kesehatan ibu, yaitu:
1.       Rahim (Uterus) kembali ke ukuran normal lebih cepat dan memperkecil terjadinya perdarahan paska persalinan
2.       Menyusui secara eksklusif (hanya ASI saja sampai usia bayi 6 bulan) dapat mencegah kehamilan pada sebagian besar wainita
3.       Menurunkan kebutuhan insulin pada ibu yang diabetes
4.       Manfaat psikologis yaitu meningkatkan kepercayaan diri dan meningkatkan keterikatan (bonding) dengan anak
5.       Membantu ibu berisitirahat setiap kali menyusui bayinya dengan posisi bersandar atau tiduran

Untuk jangka panjang, menyusui juga bermanfaat bagi kesehatan ibu, yaitu antara lain:
1.    Lebih cepat kembali ke berat badan sebelum hamil, dan tidak ada kenaikan berat badan ketika menyapih
2.       Menurunkan risiko kanker payudara, ovarium dan endometrium
3.       Menurunkan risiko osteoporosis dan patah tulang

Di sisi lain, menyusui juga membawa manfaat sosial dan ekonomi bagi keluarga, perusahaan dan sistem kesehatan, antara lain:
1.   Keluarga dapat menghemat pengeluaran apabila dibandingkan dengan biaya penggunaan susu formula
2.  Perusahaan mendapatkan mafaat karena ibu yang menyusui anaknya mempunyai tingkat absensi yang rendah dan sangat sedikit mengambil cuti sakit
3.   Mengurangi biaya kesehatan karena bayi ASI jarang sakit sehingga jarang membutuhkan biaya rawat jalan rumah sakit, resep obat maupun rawat inap di rumah sakit
4.  Menyusui sangat praktis karena ASI selalu tersedia pada suhu yang tepat dan tidak membutuhkan proses penyajian seperti halnya sufor. 

Post a Comment

Designed by FlexyCreatives