Inisiasi Menyusu Dini

Sesuai janji saya beberapa hari lalu, kali ini saya akan menulis tentang Inisiasi Menyusu Dini (selanjutnya disingkat IMD).
Apa sih IMD itu? IMD adalah prosedur meletakkan bayi di perut (atau dada, jika melalui persalinan caesar) ibu segera setelah lahir selama minimal 60 menit. Prinsip penting terletak pda huruf M yaitu menyusu, bukan menyusui. Artinya, yang melakukan kegiatan ini adalah bayinya, bukan ibunya.
Hal ini berpengaruh besar terhadap pelaksanaan IMD. Bagi faskes dan nakes yang paham tata laksana IMD yang benar, mereka tidak akan mendorong-dorong bayi untuk segera mendapatkan puting ibunya.

IMD merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh faskes dan nakes, seperti tertuang dalam PP no 33 tahun 2012 dan beberapa Permenkes turunannya. Namun tentu saja, juga harus memperhatikan kondisi ibu dan bayi pasca persalinan. Jika memang terjadi kondisi emergency, baik ibu maupun bayinya, IMD bisa ditunda.

Manfaat IMD antara lain:
  1. Bayi menjadi lebih tenang, berkurang level stresnya sehingga detak jantung dan pernapasan jadi lebih stabil
  2. Mengurangi risiko hypothermia alias kedinginan karena dada ibu bersifat thermoregulator alias akan menaikkan suhunya sehingga bayi merasa hangat
  3. Meningkatkan kesempatan bayi mendapatkan kolostrum (gold liquid)
  4. Meningkatkan keberhasilan menyusui
  5. Membantu menurunkan risiko perdarahan pasca persalinan yang dialami ibu
  6. Mempercepat keluarnya plasenta
  7. Menurunkan level stres pada ibu
Yang paling penting dari proses IMD adalah kontak kulit (skin to skin contact) ibu dan bayinya. Apabila ibu dalam keadaan kritis pasca persalinan, maka ayah bisa menggantikan peran untuk kontak kulit dengan bayinya.

Semoga bermanfaat yaa 😊

  1. Ilmu buat klo sudah punya baby kelak. Terimakasih ilmunya, Bu

    ReplyDelete

Designed by FlexyCreatives