Monday, October 23, 2017

J. K. Rowling and Her Magic Writings

“Harry, suffering like this proves you are still a man! This pain is part of being human … the fact that you can feel pain like this is your greatest strength.”

Siapa yang tidak mengenal karakter Harry Potter. Kisah bocah laki-laki yang memiliki kekuatan magis yang dapat mengalahkan Voldemort - you know who. Petualangan Harry di negeri sihir lengkap dengan gambaran keseharian masyarakat negeri sihir dan juga siswa sekolah Hogwarts mampu membawa imajinasi pembaca sehingga seakan ikut dalam petualangan Harry dan teman-temannya. Buku seri Harry Potter akhirnya diadaptasi menjadi film dan tetap menjadi favorit mayoritas penduduk dunia!

Dengan meroketnya popularitas Harry Potter, banyak orang penasaran dengan penulisnya. Dia adalah seorang wanita bernama J. K. Rowling. Lahir di Yate, Inggris pada 31 Juli 1965 dengan nama asli Joanne Rowling. Rowling tidak memiliki nama tengah, dia mengambil nama neneknya yaitu Kathleen sebagai inisial nama tengahnya. Dia sengaja memilih nama pena yang terdengar seperti nama lelaki karena penulis wanita masih diremehkan oleh penerbit di sana. 

Masa Kecil
Joanne, atau biasa dipanggil Jo, menyebut dirinya adalah seorang kutu buku. Jo tumbuh besar di Gloustershire dan Chepstow di Inggris. Ayahnya, Peter, adalah insinyur pesawat di Rolls Royce Bristol sedangkan ibunya, Anne, adalah teknisi ilmiah di departemen Kimia di Wyedean Comprehensive, dimana Jo bersekolah.


Awal Perjuangan
Lulus dari Exeter University, Rowling pindah ke Portugis pada tahun 1990 dan menikah dengan jurnalis Portugis bernama Jorge Arantes. Setelah dikarunia seorang putri bernama Jessica pada tahun 1993, mereka bercerai. Setelah itu, Rowling dan putrinya pindah ke Edinburgh dekat dengan adik perempuannya, Di. 
Di sana, Rowling berjuang untuk mencukupi kebutuhan hidupnya bersama sang putri. Hanya dengan menulis buku, Rowling berpikir dapat menghasilkan uang. Ide itu muncul saat dia melakukan perjalanan dengan kereta api dari Manchester ke London.

Setelah beberapa kali penolakan, Rowling berhasil menjual buku pertamanya “Harry Potter and Philosopher’s Stones” (untuk publikasi di US, kata Philosopher diganti dengan Sorcerer) senilai $4000.

Popolaritas dan Kekayaan
Hingga musim panas tahun 2000, Rowling berhasil menjual 3 seri pertama dari buku Harry Potter, antara lain Harry Potter and the Sorcerer’s Stone, Harry Potter and the Chamber of Secret dan Harry Potter and the Prisoner of Azkaban senilai $480 juta sebanyak 35 juta kopi di seluruh dunia dalam 35 bahasa dalam kurun waktu tiga tahun.
Pada Juli 2000, Harry Potter and the Goblet of Fire mencapai 5,3 juta kopi. Setelah tertunda beberapa saat, peluncuran buku kelima, Harry Potter and the Order of the Phoenix berhasil dilakukan pada Juni 2003. Buku keenam, Harry Potter and the Half-Blood Prince, terjual 6,9 juta kopi di Amerika dalam 24 jam pertama peluncurannya. Yang terakhir pada Juli 2007, buku terakhir yaitu Harry Potter and the Deathly Hallows, mencapai jumlah pre-order terbanyak di Barnes & Noble dan Borders bookstore, serta amazon.com.


0 comments:

Post a Comment

 

Andin Talks Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review